Jakarta, VIVA – Nama Jerome Polin kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kali ini, kreator konten yang dikenal lewat konten edukasi matematika tersebut menuai kritik tajam usai mengunggah candaan soal guru di platform Threads.
Alih-alih dianggap lucu, unggahan Jerome justru memicu gelombang protes dari warganet. Banyak yang menilai isi cuitannya tidak sensitif terhadap perjuangan para tenaga pendidik, terutama guru di daerah terpencil yang menghadapi berbagai keterbatasan saat menjalankan tugas. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam unggahan yang kini telah dihapus itu, Jerome menyinggung soal guru yang dianggap lambat memberikan nilai kepada murid.
"Guru: 'Murid-murid sekarang tuh malas banget, tugas dikumpul telat mulu'. Juga guru: ngasih nilai tiga bulan setelah UAS wkakaka," tulis Jerome Polin, dikutip Senin 18 Mei 2026.
Tak butuh waktu lama, tangkapan layar unggahan tersebut langsung menyebar luas di media sosial. Kolom komentar pun dipenuhi kritik dari netizen yang merasa profesi guru dijadikan bahan candaan secara tidak tepat.
Salah satu respons yang paling banyak mendapat perhatian datang dari akun @prabaniswara. Akun tersebut membagikan kisah menyentuh tentang seorang guru matematika di pelosok Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tetap mengabdi di tengah segala keterbatasan.
"Ada seorang guru matematika di pelosok NTT. Namanya Pak Markus. Setiap malam, setelah mengajar seharian, beliau mengoreksi puluhan lembar jawaban murid dengan lampu minyak," tulisnya
"Murid-muridnya sering terlambat mengumpulkan tugas bukan karena malas, tapi karena harus bantu orang tua di ladang. Pak Markus tidak pernah marah. Nilainya memang sering keluar lambat, bukan karena lalai," sambung dia.
Cerita tersebut membuat perdebatan semakin meluas. Banyak netizen menilai unggahan Jerome terlalu menyederhanakan realita dunia pendidikan yang sebenarnya penuh tantangan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kritik lain datang dari akun @dewan.perwakilan.netizen yang menilai Jerome beberapa kali membuat kontroversi di media sosial.
"Jeroan langganan ya blundernya, katanya berpendidikan tapi kok bikin utas enggak ngasih tahu itu survey darimana? Lu kebanyakan mengarang indah sih. Awalnya bela guru sampe nyebarin VT hoax, nah sekarang justru mendiskreditkan guru," kata akun tersebut.
Halaman Selanjutnya
Tak sedikit pula yang mulai mempertanyakan posisi Jerome sebagai figur publik yang selama ini identik dengan citra edukatif.

3 weeks ago
7















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)