CCTV Jadi Senjata PSSI buat Cari Oknum Suporter yang Ribut dengan Beckham Putra

3 days ago 4

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:02 WIB

Jakarta, VIVA PSSI bergerak cepat menyikapi insiden yang melibatkan pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra Nugraha, usai laga melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa, 9 Juni 2026.

Federasi memastikan akan menelusuri identitas suporter yang diduga melakukan penghinaan hingga memancing adu argumen dengan Beckham. Rekaman CCTV dan kamera stadion kini menjadi alat utama untuk mengungkap pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa tersebut mencuri perhatian publik setelah video Beckham Putra terlihat terlibat adu mulut dengan seseorang di tribun beredar luas di media sosial. Dalam tayangan yang viral, pemain Persib Bandung itu tampak emosional saat menghadap ke arah penonton sebelum akhirnya ditenangkan oleh Kevin Diks.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, pemain yang mengenakan seragam Timnas Indonesia seharusnya mendapatkan dukungan penuh, bukan justru menjadi sasaran hujatan dari tribun.

"PSSI sangat menyesalkan kejadian ini. Perlakuan yang diterima Beckham Putra sangat tidak elok dan tidak etis," kata Yunus Nusi.

Ia menegaskan bahwa rivalitas antarklub tidak boleh dibawa ke lingkungan Timnas Indonesia. Dalam pandangannya, Timnas merupakan rumah bersama bagi seluruh pemain terbaik dari berbagai klub di Indonesia.

"Kalau memang ada rivalitas klub, biarlah itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetisi sepak bola Indonesia. Jangan sampai sentimen itu terbawa ke Timnas Indonesia," ujarnya.

Yunus menilai para pemain membutuhkan suasana yang nyaman agar bisa mengeluarkan kemampuan terbaik saat membela Merah Putih. Karena itu, PSSI tidak ingin ada tekanan psikologis yang datang dari suporter sendiri.

Sebagai langkah lanjutan, federasi akan berkoordinasi dengan panitia pelaksana untuk menelusuri identitas pelaku melalui sistem pengawasan yang tersedia di stadion.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami akan meminta panitia untuk menelusuri kejadian tersebut melalui rekaman CCTV maupun kamera yang ada, guna mengidentifikasi orang atau suporter yang melakukan makian maupun hujatan kepada pemain," tegas Yunus.

Tak hanya mencari identitas pelaku, PSSI juga telah menyiapkan sanksi tegas. Yunus menyebut federasi mempertimbangkan larangan masuk stadion bagi suporter yang terbukti melakukan tindakan tersebut saat pertandingan Timnas Indonesia berlangsung.

Halaman Selanjutnya

"Kami akan melarang oknum-oknum suporter seperti ini untuk masuk dan menonton pertandingan Timnas Indonesia pada masa mendatang," katanya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |