Cegah Kasus DBD, Huntara Aceh Tamiang Difogging

1 week ago 11

Liputan6.com, Aceh Tamiang - Relawan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Kementerian Kesehatan RI melalui Sub Klaster Kesehatan Lingkungan melakukan fogging dan penyemprotan insektisida untuk mengendalikan nyamuk dan lalat di kawasan hunian sementara (huntara) Aceh Tamiang.

Fogging dilakukan sebagai upaya pengendalian vektor, khususnya nyamuk Aedes aegypti. Hal ini termasuk upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan seperti demam berdarah dengue (DBD).

Selain itu, penyemprotan insektisida dilakukan untuk meminimalisasi lalat banyak di sana. Kegiatan tersebut dilakukan sebelum hunian sementara ditempati agar warga dapat tinggal dengan aman dan nyaman tanpa gangguan nyamuk dan lalat.

"Kami sudah melakukan fogging dan juga penyemprotan insektisida lalat supaya tidak terjadi penyakit-penyakit seperti demam berdarah ataupun diare," kata TCK Batch 2 Kemenkes RI yang juga tenaga sanitasi lingkungan, Lucky Aris Suryono ditemui di huntara pada pekan lalu.

Libatkan 12 Tenaga Sanitasi Lingkungan

Sebanyak 12 orang tenaga sanitasi lingkungan profesional terlibat dalam kegiatan ini.

Selain melakukan pengendalian vektor dengan fogging dan penyemprotan insektisida, tim juga melakukan pengawasan kualitas air, kondisi jamban, pengelolaan sampah permukiman, dapur umum, serta pengelolaan limbah medis dan limbah B3 di fasilitas kesehatan terdampak.

Upaya kesehatan lingkungan memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan pascabencana untuk mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB).

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |