Minggu, 26 Juli 2026 - 13:30 WIB
Jakarta, VIVA – Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dan menegaskan dukungannya terhadap posisi Teheran terkait kondisi di Timur Tengah saat ini.
Tatap muka kedua pihak itu terjadi sela-sela pertemuan para menteri luar negeri negara anggota Organisasi Kerja Sama Shanghai (Shanghai Cooperation Organization atau SCO), di Cholpon-Ata, Kirgizstan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Sebagai mitra strategis komprehensif, China dengan tegas mendukung Iran dalam menjaga kedaulatan, keamanan, dan martabat nasionalnya," kata Wang Yi sebagaimana dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri China, Minggu, 26 Juli 2026.
Menteri Luar Negeri China Wang Yi (kedua dari kiri)
Photo :
- AP Photo/Mark Schiefelbein, Pool
Wang Yi mengatakan, ketegangan di kawasan Teluk Timur Tengah kembali meningkat dalam beberapa waktu terakhir, dan China menyampaikan keprihatinan mendalam atas hal tersebut.
"Nota kesepahaman yang ditandatangani lebih dari satu bulan lalu merupakan hasil berharga dari upaya mediasi dan perundingan berbagai pihak. Kesepahaman tersebut memuat harapan rakyat Iran dan Timur Tengah untuk menghentikan perang serta menciptakan perdamaian dan stabilitas, sehingga upaya yang telah dilakukan tidak boleh berakhir sia-sia," ujar Wang Yi.
Dia pun menegaskan bahwa pintu perundingan yang telah dibuka tidak seharusnya ditutup kembali.
"Selama masih ada harapan bagi perdamaian, upaya tersebut tidak boleh ditinggalkan. Hal yang paling mendesak saat ini adalah tetap berpegang pada arah penyelesaian perselisihan melalui perundingan dan kembali melaksanakan kesepahaman yang telah dicapai dalam nota tersebut," kata Wang Yi.
Menurut Wang Yi, China akan berpegang pada empat butir usulan yang disampaikan Presiden Xi Jinping mengenai pemeliharaan dan pemajuan perdamaian serta stabilitas di Timur Tengah.
"China juga akan terus mendukung upaya mediasi Pakistan dan pihak-pihak lainnya, mendorong secepat mungkin dimulainya kembali dialog dan perundingan di antara pihak-pihak terkait, menangani persoalan Selat Hormuz secara tepat, mendorong perbaikan hubungan antarnegara bertetangga," ujarnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Wang Yi pun mengungkapkan, China akan bersama-sama merumuskan keamanan kolektif bagi negara-negara Teluk, serta berkontribusi bagi pemulihan perdamaian dan ketenteraman di kawasan Timur Tengah sesegera mungkin.
Sedangkan Menlu Araghchi menyampaikan perkembangan terbaru mengenai situasi di kawasan Teluk Timur Tengah.
Halaman Selanjutnya
"Amerika Serikat telah melanggar nota kesepahaman yang dicapai kedua pihak sehingga menyebabkan ketegangan semakin meningkat. Keinginan Iran untuk berunding tidak pernah berubah dan Iran juga tidak menginginkan konflik terus berlanjut," kata Araghchi.

4 hours ago
2











