Daftar Mata Uang Paling Aman di 2026, Cocok untuk Investasi Jaga Nilai Kekayaan

3 weeks ago 17

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:01 WIB

Jakarta, VIVA – Ketidakpastian ekonomi global masih menjadi perhatian utama investor pada 2026. Mulai dari konflik geopolitik, inflasi, perlambatan ekonomi dunia, hingga ketegangan perdagangan internasional membuat banyak orang mulai mencari instrumen investasi yang dianggap lebih aman untuk menjaga nilai aset mereka.

Salah satu pilihan yang banyak dilirik adalah mata uang safe haven. Mata uang jenis ini dikenal relatif stabil ketika pasar keuangan global mengalami tekanan. Bahkan dalam beberapa kondisi, nilainya justru bisa menguat saat aset lain mengalami penurunan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak heran jika investor global kerap memindahkan dana mereka ke mata uang tertentu ketika situasi ekonomi dunia sedang tidak menentu. Berikut daftar mata uang safe haven yang bisa dipertimbangkan untuk investasi, sebagaimana dirangkum dari Investing, Minggu, 17 Mei 2026.

1. Franc Swiss atau CHF

Franc Swiss masih dianggap sebagai mata uang safe haven terbaik di dunia pada 2026. Mata uang asal Swiss ini terkenal stabil dan sering menguat ketika pasar global mengalami gejolak.

Swiss memiliki sejumlah faktor yang mendukung reputasi tersebut, mulai dari kondisi politik yang netral, tingkat inflasi rendah, sistem perbankan yang kuat, hingga utang pemerintah yang relatif kecil dibanding negara maju lainnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, franc Swiss bahkan terus menguat terhadap dolar AS dan euro saat tensi geopolitik global meningkat. Banyak investor menganggap CHF sebagai tempat aman untuk menyimpan kekayaan ketika pasar sedang berisiko tinggi.

Selain itu, Swiss National Bank juga dikenal aktif menjaga stabilitas mata uang agar tidak mengalami fluktuasi berlebihan.

2. Dolar Amerika Serikat atau USD

Dolar AS masih menjadi mata uang paling dominan di dunia dan tetap masuk kategori safe haven utama pada 2026. Saat kondisi ekonomi global memburuk, investor biasanya tetap membeli aset berbasis dolar, termasuk obligasi pemerintah Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keunggulan dolar AS terletak pada statusnya sebagai mata uang cadangan devisa terbesar di dunia. Sebagian besar transaksi perdagangan internasional juga masih menggunakan dolar.

Likuiditas yang sangat besar membuat USD tetap menjadi pilihan utama investor global ketika membutuhkan aset yang mudah diperdagangkan dan dianggap aman.

Halaman Selanjutnya

Meski begitu, sejumlah analis mulai menyoroti tingginya utang pemerintah Amerika Serikat sebagai risiko jangka panjang yang dapat memengaruhi kekuatan dolar di masa depan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |