Daging Sapi Vs Kambing, Mana Sih yang Lebih Sehat? Ini Penjelasannya

2 hours ago 1

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:45 WIB

Jakarta, VIVA – Perayaan Idul Adha selalu identik dengan melimpahnya olahan daging kurban di rumah. Mulai dari sate, gulai, tongseng, hingga rendang, berbagai hidangan berbahan daging sapi maupun kambing menjadi menu favorit masyarakat saat perayaan berlangsung.

Namun di balik kelezatannya, banyak orang mulai mempertanyakan mana yang sebenarnya lebih sehat dikonsumsi, daging sapi atau kambing. Tidak sedikit pula yang menganggap daging kambing lebih berbahaya karena dipercaya bisa memicu tekanan darah tinggi dan kolesterol. Scroll untuk info lebih lanjut...

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, baik daging sapi maupun kambing sama sama memiliki kandungan nutrisi penting bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Perbedaannya terletak pada kadar lemak, protein, hingga cara pengolahan yang digunakan saat memasak. Berikut penjelasan lengkap mengenai perbandingan daging sapi dan kambing, sebagaimana dirangkum pada Rabu, 27 Mei 2026.

1. Kandungan Protein yang Tinggi

Daging sapi dan kambing merupakan sumber protein hewani yang baik untuk tubuh. Protein dibutuhkan untuk membantu membangun otot, memperbaiki jaringan tubuh, serta menjaga daya tahan tubuh tetap optimal.

Dalam 100 gram daging, baik sapi maupun kambing mengandung protein yang cukup tinggi. Karena itu, keduanya bisa menjadi pilihan menu bergizi selama Idul Adha, terutama jika dikonsumsi dengan porsi seimbang.

Protein hewani juga membantu tubuh merasa kenyang lebih lama sehingga dapat mendukung pola makan yang lebih terkontrol.

2. Daging Kambing Cenderung Lebih Rendah Lemak

Banyak orang mengira daging kambing memiliki kandungan lemak lebih tinggi dibanding daging sapi. Padahal, dalam beberapa jenis potongan, daging kambing justru memiliki kadar lemak dan kalori yang lebih rendah.

Karena kandungan lemaknya lebih sedikit, daging kambing kerap dianggap lebih baik bagi orang yang sedang menjaga berat badan. Selain itu, kadar lemak jenuh pada daging kambing juga relatif lebih rendah dibanding beberapa bagian daging sapi.

Meski begitu, kandungan lemak tetap dapat meningkat tergantung cara pengolahan. Misalnya, penggunaan santan berlebihan atau proses pembakaran dengan banyak lemak tambahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Daging Sapi Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi

Jika dibandingkan daging kambing, daging sapi umumnya memiliki kandungan zat besi yang lebih tinggi. Nutrisi ini penting untuk membantu pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia.

Halaman Selanjutnya

Karena itu, konsumsi daging sapi dalam jumlah cukup dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi harian tubuh. Selain zat besi, daging sapi juga mengandung vitamin B12 dan zinc yang baik untuk menjaga fungsi saraf dan sistem imun.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |