Wamena, VIVA - Sebanyak 24 korban tenggelam di Sungai Uwe Wamena telah dievakuasi. Hal itu diungkap Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Sebanyak 24 korban yang berhasil dievakuasi tim gabungan dari Polres Jayawijaya, Kodim 1702/Jayawijaya dan Pos Basarnas Wamena itu adalah korban jembatan gantung Wouma putus sehingga memicu perang antarsuku di Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya itu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kapolres Jayawijaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Anak Agung Made Satriya Bimantara di Wamena, Minggu mengatakan upaya pencarian telah dilakukan bersama tim gabungan dari Kodim 1702/Jayawijaya dan Pos Basarnas Wamena hingga saat ini.
“Hasil pencarian kami bersama tim gabungan sejak putusnya jembatan gantung Wouma hari pertama hingga saat ini kurang lebih telah menemukan 24 korban hingga hari ini (Minggu),” tutur dia, Minggu, 17 Mei 2026.
Tim gabungan kini fokus melakukan pencarian korban-korban putusnya jembatan gantung Wouma sejak 7 Mei 2026 sore hingga saat ini guna meredam gejolak yang ada.
“Jujur sampai dengan detik ini kami belum mendapatkan data akurat berapa korban yang jatuh akibat putusnya jembatan gantung Wouma. Informasi jatuh korban dari jembatan gantung Wouma ada yang bilang 7, 20, 33 dan 38 semuanya masih simpang siur,” kata dia.
Dirinya menjelaskan, bahkan ada informasi dari masyarakat mengatakan oknum korban atas nama si fulan sudah meninggal, ternyata setelah dicek kembali korban tersebut masih hidup.
“Namun begitu kami terus melakukan upaya pencarian supaya dapat menurunkan tensi (emosi) dari keluarga korban. Pencarian itu kami lakukan hingga delapan hari lamanya sebelum terjadinya perang antarsuku di Wamena,” tutur dia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Katanya, tiga titik yang menjadi fokus pencarian yakni dari jembatan gantung putus hingga ke Jembatan Wouma area muara atau belakang Bandara Wamena dan Yikuba.
“Total jenazah atau korban yang telah ditemukan hingga hari ini sebanyak 24 orang. Dan upaya pencarian terus kami lakukan bersama tim gabungan baik dari kodim dan basarnas,” kata dia lagi. (Ant)
Wamendagri Ribka Haluk Pastikan Pemerintah Pusat Hadir Penuh Pulihkan Situasi Keamanan di Wamena
Wamendagri Ribka Haluk menegaskan, Pemerintah Pusat hadir secara penuh untuk memastikan konflik di Wamena dapat diselesaikan secara menyeluruh, terukur dan kondusif.
VIVA.co.id
16 Mei 2026

3 weeks ago
21















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)