Deretan Kecelakaan di Perairan Masalembo, Terbaru Kapal Virgo Transport 8

1 week ago 3

Selasa, 15 September 2026 - 00:05 WIB

VIVA Perairan Masalembo kembali menjadi perbincangan setelah insiden yang dialami Kapal Virgo Transport 8 pada Minggu dini hari, 13 September 2026. Kapal yang melayani rute Surabaya-Banjarmasin dan mengangkut 243 orang tersebut sempat menghadapi cuaca buruk sebelum dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.00.

Insiden ini kembali mengingatkan publik pada reputasi Perairan Masalembo yang selama ini dikenal memiliki sejarah kecelakaan laut. Sejumlah kecelakaan tercatat pernah terjadi di kawasan yang berada di antara Laut Jawa dan Selat Makassar tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbagai cerita tentang kecelakaan di Perairan Masalembo bahkan kerap dikaitkan dengan fenomena mistis. Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah rangkaian kecelakaan yang terjadi di kawasan tersebut berkaitan dengan fenomena yang bersifat mistis atau sebenarnya dapat dijelaskan secara ilmiah, seperti kondisi cuaca, gelombang, arus laut, maupun faktor keselamatan pelayaran.

Berikut sejumlah kecelakaan kapal yang pernah terjadi di kawasan Perairan Masalembo seperti dilansir dari berbagai sumber, Selasa 15 September 2026.

1. Kecelakaan Kapal Tampomas II

Kecelakaan Kapal Tampomas ini terjadi pada 25 Januari 1981. Saat itu, kapal berlayar dari Jakarta menuju Sulawesi dengan membawa 1.184 penumpang dan kru serta puluhan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat.

Dalam kondisi badai di malam hari, beberapa mesin mengalami kebocoran bahan bakar. Dikombinasikan dengan puntung rokok yang masuk kipas ventilasi, maka timbullah kebakaran hebat.

2. Kecelakaan Kapal Senopati Nusantara 2006

Kapal Senopasti Nusantara berangkat dari Teluk Kumai Kalimantan Tengah pada 28 Desember 2006 pukul 20.00 menuju Semarang Jawa Tengah. Kapal tersebut dijadwalkan tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada keesokan harinya sekitar pukul 21.00 WIB.

Namun, kapal kehilangan kontak pada 29 Desember 2006 sekitar pukul 23.15 WIB dan dinyatakan hilang pada 30 Desember 2006 sekitar pukul 03.00 WIB. Berdasarkan data yang ada, kapal tersebut mengangkut 628 orang yang terdiri dari penumpang, anak buah kapal, dan sopir kendaraan. Selain itu, kapal juga membawa tujuh truk besar, tiga kendaraan kecil, satu alat berat, dan tiga sepeda motor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Kecelakaan Pesawat Adam Air

Kecelakaan di sekitar kawasan Perairan Masalembo tidak hanya melibatkan kapal. Pesawat Adam Air Penerbangan 574 dengan rute Jakarta-Surabaya-Manado dilaporkan hilang kontak pada 1 Januari 2007 saat melintas di atas perairan yang bersinggungan dengan wilayah Masalembo. Pesawat tersebut membawa 102 orang yang terdiri dari penumpang dan awak pesawat. Seluruh orang di dalam pesawat dinyatakan meninggal dunia.

Halaman Selanjutnya

4. Kecelakaan Kapal Beruntun di Tahun 2007 

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |