Detik-detik Kecelakaan Pikap Rombongan Pengantin di Pantura Indramayu Tewaskan 12 Orang

2 days ago 2

Senin, 13 Juli 2026 - 11:34 WIB

Indramayu, VIVA – Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, Jawa Barat mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan di Jalur Pantai Utara (Pantura) wilayah Lohbener Indramayu bertambah menjadi 12 orang.

Kepala Satlantas Polres Indramayu AKP Undang Syarif mengatakan, tiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan sembilan korban lainnya meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Awalnya di lokasi kejadian ada tiga orang meninggal dunia. Seiring penanganan medis, korban yang dirawat di rumah sakit bertambah meninggal sehingga total korban meninggal menjadi 12 orang," katanya.

Undang menjelaskan kecelakaan bermula saat mobil bak terbuka Daihatsu Gran Max yang baru mengantar rombongan ke acara pernikahan, melaju pulang dan hendak memutar arah di lokasi kejadian.

"Ketika kembali dari mengantar ke tempat pernikahan, kendaraan akan memutar arah, kemudian tertabrak dari belakang oleh kendaraan wing box," ucap Undang.

Akibat benturan tersebut, kata dia, mobil bak terbuka tersebut terdorong ke depan hingga bertabrakan dengan truk yang datang dari arah berlawanan.

"Setelah terdorong ke depan, dari arah berlawanan datang kendaraan truk sehingga terjadi kecelakaan," ungkapnya.

Ia menyebut mobil bak terbuka itu mengangkut 17 penumpang dan seorang pengemudi. Adapun, pengemudi Gran Max kemudian meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis.

"Jumlah penumpang ada 17 orang ditambah satu sopir. Sopir Gran Max juga meninggal dunia," kata Undang.

Berdasarkan data kepolisian, delapan korban meninggal dunia di RS Bhayangkara dan empat korban lainnya di RS Mitra Plumbon Widasari. Sementara enam korban luka masih menjalani perawatan.

Sementara dari data yang dihimpun ANTARA, korban meninggal dunia terdiri atas Yunah, Mohamad Ikbal, Karsnih, Sawen, Sinta, Ayu, Sanerah, Idah, Riyantoni, Atsal Albara, Warkidi, dan Tamara. Adapun, korban luka, yakni Bayu, Jessica, Wandi, Olivia, Komala, dan Sabah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Satlantas Polres Indramayu melaporkan kecelakaan tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian serta belasan korban lainnya mengalami luka-luka pada Minggu siang, 12 Juli 2026.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Indramayu Ipda Masnan mengatakan kecelakaan tersebut melibatkan mobil pikap Daihatsu Gran Max, truk Hino wing box, dan truk Hino losbak.

Halaman Selanjutnya

"Pikap Gran Max yang dikemudikan Warkidi berhenti di lajur kanan saat melaju dari Jakarta menuju Cirebon, lalu ditabrak truk Hino wing box dari belakang hingga terdorong dan tertabrak truk Hino losbak dari arah berlawanan," katanya. (Ant)

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |