Jakarta, VIVA – Viral di media sosial aksi nekat pengemudi mobil Toyota Calya bernomor polisi D 1640 AHB di kawasan Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Mobil tersebut melintas melawan arah hingga memicu keributan dan berujung diamuk warga.
Video yang diunggah di akun Instagram @amq_mnl itu terlihat mobil Calya itu hendak diberhentikan petugas. Namun pengemudi menolak dan tetap melaju ke arah berlawanan. Situasi semakin memanas ketika mobil berwarna hitam itu turut menabrak beberapa sepeda motor dan mobil di lokasi Warga dan pengendara lain yang geram langsung berusaha mengentikan laju mobil tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hingga satu momen ketika mobil tersebut berhenti lantaran terhalang dengan kendaraan mobil lainnya.
Melansir akun Instagram @citizenjournalist86, saat mobil terhenti salah satu warga dan seorang polisi langsung masuk ke dalam mobil. Seorang warga yang merekam kemudian memegangi sang sopir.
”Ini nih pak cabut kuncinya pak,” kata perekam video itu.
Sang supir kemudian terlihat ketakutan. Polisi kemudian memeriksa sang sopir dan meminta kelengkapan surat-surat. Namun diakui oleh sang sopir surat-surat tersebut tidak dia bawa.
”Di rumah pak di rumah pak, sumpah pak di rumah. Demi Allah di Bekasi,” kata sang sopir.
Sementara itu, warga yang marah melihat aksi sang sopir terus menghantam body mobil hitam tersebut.
”Santai-santai mas,” kata perekam video itu.
Polisi yang memeriksa sopir tersebut juga meminta warga agar menghentikan aksinya.
Pengakuan Sopir Calya
Sementara itu, berdasarkan pengakuan sopir mobil Calya yang diketahui bernama Hafiz Mahendra, dirinya mengaku panik saat akan diberhentikan. Dirinya yang tak memiliki SIM dan STNK kemudian mencoba menghindar hingga berujung dengan insiden tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
”Karena saya nggak bawa SIM, nggak punya SIM sama STNK makanya saya takut sama polisi. Takutnya ditilang,” kata dia dikutip dari tayangan YouTube TvOne News, Kamis 26 Februari 2026.
Hafiz mengaku melawan arah karena tidak mengetahui jalan di lokasi tersebut. Ia mengatakan, saat itu dirinya yang berasal dari Surabaya tengah melakukan perjalanan ke Karawang dan melanjutkan perjalanan ke Ancol bersama kekasihnya.
Halaman Selanjutnya
”Nggak tau jalan. Dari Surabaya terus ke Karawang menuju Ancol sama pacar saya,” kata dia.

2 weeks ago
9











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
