Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:50 WIB
Teheran, VIVA – Upaya Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir membuka peluang baru bagi perekonomian Teheran. Namun di balik potensi pencabutan sanksi dan masuknya investasi asing, muncul kekhawatiran bahwa pihak yang justru akan memperoleh keuntungan terbesar adalah Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).
Sejumlah sumber senior Iran menyebut IRGC berada dalam posisi yang sangat strategis untuk menyerap manfaat ekonomi dari setiap pelonggaran sanksi yang disepakati dalam perundingan antara Washington dan Teheran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Situasi ini menghadirkan paradoks bagi Amerika Serikat dan sekutu Baratnya. Di satu sisi, kesepakatan damai diperlukan untuk mengakhiri konflik dan memulihkan ekonomi Iran. Namun di sisi lain, manfaat ekonomi yang muncul dari kesepakatan tersebut berpotensi memperkuat organisasi yang masih dianggap sebagai kelompok teroris oleh Amerika Serikat.
IRGC Memiliki Jejaring Bisnis yang Luas
Selama bertahun-tahun, Garda Revolusi Iran berkembang di tengah tekanan sanksi internasional. Organisasi elite tersebut membangun jaringan bisnis yang mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari minyak dan energi hingga konstruksi, pelayaran, telekomunikasi, logistik, dan pengelolaan pelabuhan.
IRGC didirikan oleh pemimpin Revolusi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini, dan semakin memperkuat pengaruhnya di bawah kepemimpinan Ayatollah Ali Khamenei.
Selain memiliki peran militer dan keamanan, Garda Revolusi juga berkembang menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di Iran. Posisi tersebut membuat organisasi ini dinilai memiliki kemampuan lebih besar dibandingkan pelaku usaha lainnya untuk memanfaatkan peluang ekonomi yang muncul setelah perang berakhir.
Menurut salah satu sumber senior Iran, IRGC merupakan pihak yang paling siap memperoleh keuntungan dari pencabutan sanksi karena selama puluhan tahun telah menjadi aktor utama dalam berbagai aktivitas ekonomi yang berkembang di tengah pembatasan internasional.
Kesepakatan Damai Berpotensi Membuka Aliran Dana Besar
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kesepakatan sementara yang diumumkan pekan ini memungkinkan adanya pengecualian terhadap sejumlah pembatasan ekspor minyak Iran.
Selain itu, apabila kesepakatan yang lebih komprehensif berhasil dicapai dalam waktu mendatang, Iran berpotensi memperoleh akses terhadap dana rekonstruksi senilai 300 miliar dolar AS serta pencabutan sanksi ekonomi yang lebih luas.
Halaman Selanjutnya
Menurut sumber yang mengetahui situasi tersebut, pemulihan ekonomi Iran akan secara otomatis memperluas jangkauan bisnis Garda Revolusi yang selama ini telah memiliki jaringan perdagangan bernilai miliaran dolar.

5 hours ago
4














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3225899/original/035012600_1599019411-photo-1522844990619-4951c40f7eda__2_.jpg)