VIVA – Persija Jakarta meraih kemenangan 4-0 atas Brisbane Roar dalam laga uji coba internasional di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu 29 Agustus 2026. Seusai pertandingan, kapten Brisbane Roar, Thomas Aldred, menilai Persija mampu memanfaatkan momen penting dan menunjukkan ketajaman di sepertiga akhir lapangan.
Pertandingan yang berlangsung mulai pukul 18.30 WIB tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan launching tim, jersey, dan sponsor Persija untuk menghadapi musim 2026-2027. Laga itu juga disaksikan sekitar 11.000 suporter.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Aldred menilai pertandingan melawan Persija menjadi ujian yang bagus bagi Brisbane Roar. Namun, dia menganggap terlalu dini untuk membandingkan level sepak bola Indonesia dan Australia hanya berdasarkan hasil satu pertandingan.
Aksi Kerim Memija saat Persija hadapi Brisbane Roar di JIS
Photo :
- Instagram/persija
Menurutnya, perkembangan kedua tim sepanjang musim akan memberikan gambaran yang lebih jelas. Aldred juga menilai momen-momen penting menjadi salah satu pembeda dalam pertandingan tersebut.
"Dalam hal level, sulit untuk memberikan jawaban akurat. Namun, berdasarkan pertandingan malam ini, momen-momen penting menjadi pembeda. Gol mengubah laga," ujar Aldred pada sesi konferensi pers seusai laga.
Kapten Brisbane Roar tersebut kemudian menyoroti efektivitas Persija ketika berada di sepertiga akhir lapangan. Menurut Aldred, kemampuan Persija memanfaatkan peluang menjadi salah satu faktor yang membuat tim asuhan Shin Tae-yong tersebut mampu mencetak empat gol.
"Itu adalah ketajaman di sepertiga akhir yang mereka tunjukkan malam ini. Namun, saya tidak merasa ini adalah pertandingan 4-0," kata Aldred.
Persija memang mampu memaksimalkan peluang yang didapat. Alexander Jeremejeff membuka keunggulan melalui tendangan penalti pada menit ke-15.
Brisbane Roar sempat memberikan perlawanan pada babak pertama. Tim asal Australia tersebut memiliki sejumlah peluang, termasuk melalui tendangan bebas yang mengancam gawang Persija.
Pemain Persija Jakarta, Alexander Jeremejeff
Photo :
- Instagram/persija
Namun, Persija mampu mempertahankan keunggulan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Macan Kemayoran kembali menambah gol melalui Kerim Memija.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Jeremejeff kemudian mencetak gol keduanya untuk membawa Persija semakin jauh meninggalkan Brisbane Roar. Gol keempat Persija tercipta setelah kiper Brisbane Roar, Dean Bouzanis, melakukan kesalahan yang berujung gol bunuh diri.
Pelatih Brisbane Roar, Mikael Valkanis, juga menilai pertandingan menghadapi Persija menjadi tantangan yang bagus bagi timnya. Dia menyebut pengalaman tersebut dapat menjadi bagian dari proses Brisbane Roar mempersiapkan diri menghadapi kompetisi musim berikutnya.
Halaman Selanjutnya
"Ini menjadi tantangan besar bagi kami untuk datang dan bermain. Akan menyenangkan jika kami bisa bermain lagi di kemudian hari. Kami akan kembali diuji dan melihat bagaimana perkembangannya," ujar Valkanis seperti dikutip Kompas.com.

3 weeks ago
15





















