Jakarta, VIVA – Sisi lain kehidupan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendadak menjadi sorotan publik setelah pengakuan sang istri, Ida Yulidina, viral di media sosial. Dalam potongan video yang ramai diperbincangkan warganet, Ida membagikan cerita mengenai tekanan mental yang dialami suaminya selama menjalankan tugas sebagai pejabat negara.
Pengakuan tersebut menarik perhatian karena memperlihatkan sisi personal seorang menteri yang selama ini lebih sering tampil formal di hadapan publik. Di balik jabatan strategis dan tanggung jawab besar yang diemban, ternyata terdapat tekanan psikologis yang tidak ringan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ida Yulidina mengungkapkan bahwa sang suami kerap merasa kelelahan secara emosional akibat beban pekerjaan. Menurutnya, tekanan itu bukan semata karena padatnya agenda pemerintahan, melainkan juga karena harus menghadapi persoalan internal di lingkungan kerja.
Ia menjelaskan bahwa Purbaya beberapa kali mencurahkan isi hatinya mengenai kondisi jajaran yang dinilai belum bekerja secara optimal. Namun, keputusan untuk mengambil tindakan tegas terhadap bawahan bukan perkara mudah karena selalu ada dampak besar yang harus dipikirkan secara matang.
"Kata beliau ternyata jadi menteri tuh capek. Kadang-kadang bapak curhatnya 'Nggak beres nih orang', cuma gitu aja. (Dia bilang) 'Saya pecat ini ada dampaknya', pikirannya panjang," ujar Ida Yulidina, mengutip video di Instagram @rumpi_gosip, Selasa 19 Mei 2026.
Tak hanya membahas tekanan pekerjaan, Ida Yulidina juga menyoroti prinsip sang suami dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa Purbaya bukan tipe pejabat yang hanya ingin menyenangkan atasan atau sekadar menjaga citra.
Menurut Ida Yulidina, suaminya selalu berusaha menyampaikan kondisi sebenarnya kepada publik maupun presiden, tanpa memanipulasi data demi kepentingan tertentu. Sikap itulah yang disebut menjadi prinsip utama selama menjabat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Bapak tuh sekarang sudah harus memberikan kepercayaan kepada masyarakat. Bapak kalau bilang aman, itu memang aman. Nggak dibuat-buat atau angka diubah-ubah. Kalau tidak aman, itu tidak aman. Itu yang saya pegang," tegasnya.
Di sisi lain, tekanan pekerjaan ternyata turut memengaruhi kondisi istirahat sang menteri. Ida Yulidina mengaku suaminya sering sulit tidur ketika sedang menghadapi persoalan penting terkait pekerjaannya. Bahkan, ia sebagai istri ikut terbangun dan menemani hingga larut malam.
Halaman Selanjutnya
"Kalau ada masalah nggak bisa tidur, nggak bisa tenang. Selalu memikirkan itu, saya ikut bangun juga," kata Ida.

10 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)


