Diungkap Sahabat, Ini Alasan YTR Tak Bisa Kabur dari Taufik Hidayat

2 weeks ago 5

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:00 WIB

VIVA –Kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR terus menjadi perhatian publik. Salah satu pertanyaan yang banyak muncul adalah alasan korban tidak berusaha melarikan diri dari pelaku, Taufik Hidayat.

Pertanyaan serupa ternyata juga sempat diajukan oleh rekan kerja korban setelah YTR menceritakan kekerasan yang dialaminya. Menurut pengakuan korban, ia tidak bisa kabur karena pelaku telah menguasai barang-barang pribadinya, termasuk sepeda motor dan telepon genggam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya sempat kasih saran kenapa kamu nggak kabur dia jawab nggak bisa. Motor saya udah dipegang sama dia, kunci motor, motornya udah dirampas sama pelaku gitu. Baik itu hp, motor,” kata dia dalam acara Pagi Pagi Asik TvOne, dikutip Jumat 26 Juni 2026.

Diungkap oleh F-W korban dipaksa meninggalkan kosannya di daerah Pasteur untuk tinggal Bersama dengan pelaku.

 “‘Motor saya udah dipegang sama dia, kunci motor’, motornya udah dirampas sama pelaku gitu. Baik itu hp, motor, dia juga cerita saya juga udah nggak tinggal di kosan saya di Pasteur yang dekat kantor. Katanya pelaku minta korban tinggal bersamanya secara paksa, saya sempat kaget,” sambung F-W.

Dari percakapan tersebut, YTR juga mengungkap alasan lain mengapa dirinya tidak bisa kabur dari Taufik Hidayat. Selain kendaraan dan barang-barang pribadinya dikuasai pelaku, korban mengaku setiap aktivitasnya selalu diawasi.

Menurut cerita YTR kepada F-W, pelaku selalu mengantar dan menjemputnya saat bekerja. Bahkan, selama bekerja korban disebut harus tetap terhubung melalui video call dengan pelaku sehingga ruang geraknya sangat terbatas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya sempat tanya nggak bisa kabur, katanya nggak bisa karena motornya udah di pelaku, dia juga sempat cerita semua hartanya, uang cash, emas itu udah diambil pelaku katanya buat disimpan. Jadi dia nggak bisa kemana-mana, saat dia berangkat kerja, pulang kerja pun dibatasi pergerakannya oleh pelaku. Diantar jemput oleh pelaku, bahkan kerjapun divideo call sama pelaku, saya nggak tau maksud pelaku itu apa obses terhadap korban atau memang pelaku korban kabur dilaporkan,” kata dia.

F-W mengaku sempat menyarankan YTR untuk meminta bantuan kepada keluarganya. Namun, korban menolak karena khawatir keselamatan keluarganya terancam. Saat disarankan melapor ke polisi, YTR juga mengaku takut dan merasa tidak memiliki kekuatan untuk melawan pelaku.

Halaman Selanjutnya

“Setelah memberikan saran kenapa nggak laporan sama keluarga kamu 'saya takut karena saya pernah bawa pelaku ke rumah. saya takut sifat tempramen pelaku itu takut keluarganya kenapa-napa'. Saya bilang 'yaudah ke polisi yuk saya anter' dia bilang 'saya nggak mau saya takut, saya nggak punya kekuatan' waktu itu saya nggak ngerti maksudnya. Ternyata setelah berita kemarin viral saya tau pelaku itu debt collector mungkin kekuatan yang dimaksud korban itu debt collector itu sih,” kata dia.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |