Milan, VIVA – Keberhasilan Bodo/Glimt menyingkirkan Inter Milan dari Liga Champions menjadi salah satu kisah paling mengejutkan musim ini. Wakil Norwegia itu sukses mendepak finalis musim lalu dengan agregat meyakinkan 5-2, sekaligus menorehkan sejarah baru di pentas sepak bola Eropa.
Usai pertandingan, pelatih Bodo/Glimt Kjetil Knutsen mengungkapkan perasaannya secara jujur. Dalam wawancara dengan TV2, Knutsen mengakui bahwa timnya sempat tampil gugup pada babak pertama, terutama saat menguasai bola.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Dari mana kami harus mulai? Jika merangkum pertandingan ini, saya pikir jelas bahwa kami terlihat sedikit takut dan cemas di babak pertama,” ujar Knutsen.
“Secara defensif kami cukup baik, tetapi kami tidak benar-benar berani melakukan apa pun dengan bola. Kami hanya terus membuangnya.”
Meski tampil defensif dan berada di bawah tekanan Inter, Knutsen menilai anak asuhnya mampu menunjukkan peningkatan signifikan setelah turun minum. Menurutnya, kontrol permainan Bodo/Glimt jauh lebih baik di babak kedua, meski pertandingan berubah menjadi duel bertahan.
Inter Milan vs Bodo/Glimt
“Saya merasa kami memiliki kontrol yang jauh lebih baik di babak kedua. Pertandingan ini berubah menjadi pertarungan defensif,” katanya.
“Kami harus jujur mengakui bahwa ini bukan cara bermain yang kami bayangkan sebelumnya.”
Namun di tengah tekanan tersebut, Bodo/Glimt justru mampu mencetak gol krusial yang menjadi titik balik. Knutsen menyebut gol kedua yang membawa timnya unggul 2-0 sebagai momen luar biasa dan mencerminkan karakter timnya.
“Gol yang kami cetak untuk membuat skor menjadi 2-0 itu benar-benar fantastis,” ucap Knutsen.
“Dan itu tipikal kami. Entah bagaimana, kami selalu mampu merangkai sesuatu ketika kami paling membutuhkannya.”
Lebih jauh, Knutsen menekankan bahwa keberhasilan Bodo/Glimt bukanlah hasil instan. Ia menyebut pencapaian ini sebagai buah dari perjalanan panjang yang melibatkan banyak pihak di dalam klub.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Ini adalah perjalanan yang luar biasa untuk bisa sampai ke titik ini,” ujar Knutsen.
“Ada begitu banyak orang yang terlibat dalam perjalanan ini — tim, staf pelatih, tim medis, dan semua orang di balik layar yang bekerja setiap hari untuk mendapatkan margin-magin kecil itu.”
Halaman Selanjutnya
Menurut Knutsen, kesuksesan Bodo/Glimt merupakan hasil kerja kolektif yang konsisten dan berkesinambungan, bukan semata karena satu atau dua individu di atas lapangan.

2 weeks ago
4











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
