DPR RI Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker

7 hours ago 3

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:54 WIB

Jakarta, VIVA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyepakati permohonan naturalisasi dua pesepakbola keturunan Indonesia, Luke Vickery dan Mitchell Baker

Keputusan tersebut diambil dalam sidang Paripurna Ke-22 Masa Persidangan V Tahun 2025-2026, pada Selasa, 30 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, Ketua DPR RI Puan Maharani yang memimpin rapat membacakan Surat Presiden (Surpres) Nomor R.26 dan R.27 tanggal 11 Juni 2026 hal permohonan pemberian pertimbangan kewarganegaraan RI atas nama Saudara Luke Vickery dan Mitchell Baker. 

Selanjutnya, Komisi X DPR RI dan Komisi XIII DPR RI membahas surat tersebut.

"Berdasarkan hasil pembahasan Komisi X dan XIII DPR RI memutuskan menyetujui pertimbangan kewarganegaraan RI atas nama Saudara Luke Vickery dan Saudara Mitchell Baker," ucap Puan.

"Sehubungan dengan itu, kami meminta persetujuan pada rapat paripurna hari ini. Apakah permohonan pemberian pertimbangan kewarganegaraan RI atas nama Saudara Luke Vickery dan Mitchell Baker dapat disetujui?" tanya Puan yang langsung disambut seruan setuju oleh peserta rapat.

Sebelumnya, pengajuan naturalisasi keduanya telah memperoleh persetujuan dalam rapat kerja Komisi X DPR RI yang digelar pada 15 Juni 2026. Setelah tahapan tersebut terlewati, agenda berikutnya adalah menunggu keputusan melalui sidang paripurna DPR.

Erick Thohir menegaskan bahwa proses naturalisasi kedua pemain tersebut masih berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Jika sidang paripurna memberikan persetujuan, berkas selanjutnya akan diteruskan kepada Presiden Prabowo Subianto.

"Kami masih menunggu rapat paripurna DPR," ujar Erick saat ditemui awak media di Kantor Kemenpora, Selasa, 23 Juni 2026.

"Tentu saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan DPR, ibu Puan, dan pak Dasco, dan tentu Komisi X dan XIII yang bisa mempercepat," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Erick, kehadiran Luke Vickery dan Mitchell Baker bukan sekadar untuk menambah kedalaman skuad dalam waktu dekat. Keduanya merupakan bagian dari rencana besar PSSI dalam membangun tim nasional yang kompetitif untuk beberapa tahun ke depan.

Salah satu target yang sudah mulai dipersiapkan sejak sekarang adalah Kualifikasi Piala Dunia 2030. Mengingat fase kualifikasi akan dimulai pada 2027, PSSI ingin memastikan proses regenerasi dan pembentukan tim berjalan lebih cepat.

Halaman Selanjutnya

"Dan kita tunggu paripurnannya hari apa, saya tidak tahu. Kalau selesai paripurna dikirim ke Bapak Presiden," kata Erick.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |