Jakarta, VIVA – Nama Nadiem Anwar Makarim selama lebih dari satu dekade identik dengan inovasi teknologi di Indonesia. Sebagai pendiri Gojek, ia berhasil membangun salah satu startup terbesar di Asia Tenggara sebelum dipercaya menjabat sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) pada pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim di Pengadilan Tipikor
Photo :
- tvOnenews.com/Aldi Herlanda
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, perjalanan karier yang sempat dipuji sebagai simbol kebangkitan industri teknologi nasional itu berakhir dengan babak yang berbeda. Pada Selasa (30/6/2026), Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada Nadiem dalam perkara korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di lingkungan Kemendikbudristek.
Berikut VIVA telah merangkum Selasa, 30 Juni 2026, jejak perjalanan Nadiem Makarim dari dunia startup hingga putusan pengadilan yang menjadi sorotan publik.
Mengawali Karier di Dunia Bisnis
Nadiem Makarim lahir di Singapura pada 4 Juli 1984 dari orang tua berkewarganegaraan Indonesia. Ia menempuh pendidikan di Brown University di Amerika Serikat dan melanjutkan studi MBA di Harvard Business School.
Sebelum mendirikan Gojek, Nadiem sempat bekerja di sejumlah perusahaan konsultan dan investasi. Pengalaman tersebut menjadi bekal untuk membangun perusahaan teknologi yang berfokus pada layanan transportasi berbasis aplikasi.
Mendirikan Gojek dan Mengubah Industri Transportasi
Pada 2010, Nadiem mendirikan Gojek dengan tujuan awal mempermudah pemesanan ojek melalui pusat panggilan (call center).
Seiring berkembangnya teknologi smartphone, Gojek bertransformasi menjadi aplikasi digital yang menyediakan berbagai layanan, mulai dari transportasi, pesan-antar makanan, logistik, pembayaran digital, hingga layanan keuangan.
Perusahaan tersebut berkembang pesat dan menjadi salah satu startup unicorn, kemudian decacorn, yang membawa nama Indonesia ke panggung industri teknologi global. Keberhasilan Gojek juga membuka lapangan kerja bagi jutaan mitra pengemudi dan pelaku UMKM.
Dipercaya Menjadi Menteri
Menteri Nadiem Makarim
Photo :
- Rahmat Fatahillah Ilham
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pada Oktober 2019, Presiden Joko Widodo menunjuk Nadiem sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Setelah restrukturisasi kementerian pada 2021, ia memimpin Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Selama menjabat, Nadiem memperkenalkan berbagai kebijakan, termasuk program Merdeka Belajar, penguatan pendidikan vokasi, digitalisasi sekolah, serta transformasi pendidikan tinggi. Sejumlah kebijakan tersebut menuai apresiasi, tetapi sebagian lainnya juga memicu perdebatan di kalangan akademisi dan masyarakat.
Halaman Selanjutnya
Kasus Pengadaan Chromebook

2 hours ago
6










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8004128/original/059258800_1780843343-word_media_image4.jpg)



