Zlatan Ibrahimovic Murka! Ronald Koeman Dihabisi usai Belanda Tersingkir dari Piala Dunia 2026

4 hours ago 1

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:30 WIB

VIVA – Kegagalan Belanda melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 memicu kritik pedas dari legenda sepak bola Swedia, Zlatan Ibrahimovic. Tanpa basa-basi, Zlatan menyalahkan pelatih Ronald Koeman sebagai sosok yang paling bertanggung jawab atas tersingkirnya De Oranje.

Belanda harus mengakhiri perjuangannya setelah kalah dramatis dari Maroko lewat adu penalti. Kedua tim sebelumnya bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belanda sempat berada di atas angin usai Cody Gakpo mencetak gol pada menit ke-72. Namun, kemenangan yang sudah di depan mata buyar setelah Issa Diop mencetak gol penyeimbang pada masa injury time.

Laga kemudian berlanjut ke babak adu penalti. Maroko tampil lebih tenang hingga akhirnya memastikan kemenangan dan lolos ke babak 16 besar.

Usai pertandingan, Zlatan Ibrahimovic melontarkan kritik keras terhadap pendekatan taktik Ronald Koeman.

Menurut mantan striker AC Milan, Barcelona, dan Manchester United itu, Koeman telah menghilangkan identitas permainan Belanda yang selama ini identik dengan sepak bola menyerang.

"Kekalahan ini sepenuhnya salah Koeman. Saya tidak mengenali tim Belanda yang saya lihat hari ini. Mereka kalah dengan identitas yang bukan identitas Belanda. Itu membuat saya marah," kata Zlatan kepada FOX Sports.

Zlatan menilai Belanda seharusnya tetap tampil menyerang, apa pun risikonya.

"Saya selalu diajarkan menyerang, menyerang, dan menyerang. Itulah identitas Belanda. Hari ini Koeman justru terlihat seperti pelatih Italia yang bermain agar tidak kalah, padahal Belanda selalu bermain untuk menang."

"Kalau memang harus kalah, kalah saja dengan identitas sendiri. Jangan mengubah cara bermain," tegasnya.

Pria berusia 44 tahun itu juga menilai para pemain Belanda tampak tidak nyaman dengan strategi yang diterapkan Koeman.

"Anda bisa melihat sendiri mereka tidak nyaman. Penguasaan bola hilang, permainan menyerang juga hilang. Permainan mereka terlihat sangat buruk dan itu sepenuhnya kesalahan Koeman."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya Zlatan, legenda Prancis Thierry Henry juga mengaku heran dengan keputusan Koeman memainkan formasi 5-4-1.

Menurut Henry, memasukkan satu bek tambahan dengan mengorbankan gelandang mengirim pesan bahwa Belanda takut menghadapi Maroko.

Halaman Selanjutnya

"Ketika Anda menarik keluar seorang gelandang lalu memasukkan bek, itu seperti mengatakan Anda takut kepada Maroko. Kalau akhirnya menang, keputusan itu dianggap benar. Tapi kalau kalah, tentu semua akan mempertanyakannya," ujar Henry.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |