DPR Tak Masalah Penderita TBC Dapat MBG, tapi Anggarannya dari Kemenkes

3 weeks ago 4

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:00 WIB

Jakarta, VIVA – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani buka suara soal usulan Menteri Kesehatan (Menkes) agar penderita penyakit tuberkulosis alias TBC dapat Makan Bergizi Gratis (MBG).

Lalu mengatakan pihaknya tidak masalah dengan usulan Menkes tersebut. Namun, dia mengingatkan agar anggaran MBG untuk penderita TBC tidak diambil dari anggaran pendidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menata menu Makan Bergizi Gratis (MBG)

Photo :

  • ANTARA FOTO/Maulana Surya

“Selama anggarannya di Kementerian Kesehatan ada ya monggo, silakan saja. Tetapi lagi-lagi kalau untuk penderita TBC, jangan anggarannya diambil dari anggaran pendidikan,” kata Lalu di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu, 24 Juni 2026.

Dia mengatakan mayoritas penerima MBG merupakan siswa sekolah. Dengan demikian, anggaran pendidikan harus dimanfaatkan untuk keperluan siswa.

“Yang boleh diambil dari anggaran pendidikan, yang manfaatnya dirasakan oleh siswa-siswi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Menkes Budi Gunadi Sadikin mengusulkan agar penderita TBC dimasukkan ke daftar penerima program MBG.

Budi mengungkapkan dirinya sempat ditanya oleh Kepala BGN Nanik S Deyang soal kelompok prioritas yang wajib mendapat MBG. Kemudian, dia mengusulkan empat kelompok.

“Saya bilang, ada empat sebenarnya yang dari sisi kesehatan rawan untuk masalah kekurangan gizi,” kata Budi di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa, 23 Juni 2026.

“Satu adalah ibu hamil, dua adalah ibu menyusui, tiga adalah balita di bawah 5 tahun, kemudian empat adalah orang yang terkena TBC,” tambahnya.

Dia menjelaskan berdasarkan hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal internasional, cara ini sudah diterapkan di India dan China.

“Orang yang penderita TBC, diobatin kan selama 6 bulan sampai 12 bulan, itu daya tahan kondisi fisiknya itu lemah,” ungkap Budi.

Ilustrasi dapur MBG atau SPPG

Dengan mendapatkan asupan gizi yang cukup, maka mampu memperkuat daya tahan tubuhnya dan membantu mempercepat penyembuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dan itu menyelamatkan nyawa karena TBC itu kan mematikan kan? Setahunnya 126 ribuan, jadi kita ngomong 5 menit yang meninggal dua di Indonesia TBC,” jelas Budi.

tvOnenews.com/Syifa Aulia

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan

Tekankan Efisiensi, Luhut Pede Pelaksanaan Program MBG Makin Membaik Setahun ke Depan

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut meyakini, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal makin membaik dalam waktu enam bulan hingga setahun ke depan.

img_title

VIVA.co.id

24 Juni 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |