Tangerang, VIVA – Kehadiran Jetour T1 di Indonesia tidak hanya mengandalkan teknologi hybrid. PT Jetour Sales Indonesia juga menghadirkan versi mesin bensin konvensional atau Internal Combustion Engine (ICE) sebagai alternatif bagi konsumen yang belum tertarik beralih ke elektrifikasi.
Strategi tersebut membuat Jetour T1 memiliki dua pilihan sumber tenaga dalam satu model. Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa pasar Indonesia masih dianggap membutuhkan beragam opsi teknologi kendaraan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di tengah meningkatnya popularitas mobil hybrid, sebagian konsumen masih mempertimbangkan faktor harga, kebiasaan penggunaan, hingga kemudahan perawatan. Karena itu, kehadiran varian ICE menjadi cara Jetour untuk menjangkau segmen yang lebih luas.
Sales Director PT Jetour Sales Indonesia, Michael Budihardja, mengatakan bahwa setiap konsumen memiliki kebutuhan yang berbeda dalam memilih kendaraan. Menurutnya, perusahaan tidak ingin membatasi pilihan teknologi yang tersedia di pasar.
“Melalui Jetour T1, kami ingin memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen Indonesia yang ingin mulai menikmati manfaat elektrifikasi melalui teknologi i-DM maupun bagi mereka yang masih menginginkan pengalaman berkendara konvensional,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Rabu 3 Juni 2026 di Serpong.
Baik versi ICE maupun i-DM tetap mengusung konsep Urban Adventure SUV. Keduanya hadir dengan desain kotak yang tegas serta dimensi yang cukup besar untuk mendukung aktivitas keluarga maupun perjalanan jarak jauh.
Jetour T1 memiliki panjang 4.705 mm dengan wheelbase 2.800 mm. Dimensi tersebut memungkinkan tersedianya ruang kabin yang lapang serta kapasitas bagasi hingga 1.455 liter.
Fokus kenyamanan juga menjadi salah satu aspek yang ditonjolkan. Mobil ini dibekali 79 titik peredam suara, kaca akustik ganda di bagian depan dan belakang, serta sejumlah fitur penunjang kenyamanan saat kendaraan digunakan dalam perjalanan panjang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Fitur seperti Dual Zone AC, 24 Hour Parking AC, Nap Mode hingga ventilasi otomatis kabin turut disematkan. Bahkan tersedia leg rest untuk penumpang depan yang jarang ditemukan pada SUV di kelas harga serupa.
Dari sisi keselamatan, Jetour T1 menggunakan struktur bodi dengan komposisi 80 persen high-strength steel. Mobil ini juga dibekali 13 fitur Advanced Driver Assistance Systems atau ADAS untuk membantu pengemudi dalam berbagai situasi berkendara.
Halaman Selanjutnya
Untuk harga, Jetour T1 versi mesin bensin dipasarkan Rp408 juta on the road Jakarta. Khusus 500 konsumen pertama, Jetour memberikan harga peluncuran Rp388 juta.

6 hours ago
6















