Jakarta, VIVA – Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, terus menjadi perhatian publik. Perkembangan terbaru terjadi setelah Kejaksaan Agung menetapkan Dadan sebagai tersangka dalam perkara dugaan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berkaitan dengan program pemenuhan gizi nasional.
Penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan dan penggeledahan di kantor BGN yang berlokasi di Jakarta Pusat. Kasus ini pun memunculkan banyak pertanyaan mengenai sejumlah nama yang pernah berada di lingkaran pimpinan lembaga tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di tengah sorotan terhadap kasus tersebut, publik juga mulai mencari informasi mengenai sosok Sony Sonjaya, Wakil Kepala BGN, yang ikut terseret dan menjadi tersangka di kasus tersebut.
Tak hanya itu, Sony Sonjaya juga disebut dalam sejumlah perkembangan terbaru terkait penyidikan yang sedang berlangsung. Hal ini membuat banyak masyarakat penasaran mengenai latar belakang, perjalanan karier, hingga kiprahnya selama berada di BGN.
Siapa Sony Sonjaya?
Sony Sonjaya merupakan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang menjabat sejak 17 September 2025. Ia menjadi salah satu figur yang terlibat dalam fase awal penguatan lembaga yang bertugas menjalankan berbagai program pemenuhan gizi nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam restrukturisasi pimpinan BGN yang dilakukan pemerintah pada 2 Juni 2026, posisi Sony Sonjaya tidak lagi masuk dalam susunan kepemimpinan baru. Jabatan Wakil Kepala BGN kemudian diisi oleh Agustina Arumsari dan Trenggono di bawah kepemimpinan Kepala BGN yang baru, Nanik S. Deyang.
Meski masa jabatannya telah berakhir, Sony diketahui memiliki kontribusi penting dalam pembangunan fondasi organisasi BGN sejak lembaga tersebut mulai menjalankan program-program strategis pemerintah.
Rekam Jejak Sony Sonjaya
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebelum dipercaya menjadi Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya lebih dahulu menjabat sebagai Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II BGN. Selain itu, ia juga pernah mengemban tugas sebagai Ketua Tim Verifikasi.
Di lingkungan BGN, Sony memiliki tanggung jawab yang cukup besar, khususnya dalam memastikan distribusi program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai target. Ia berperan dalam mengoordinasikan berbagai aspek operasional agar bantuan pangan dan layanan pemenuhan gizi dapat menjangkau masyarakat di berbagai daerah.
Halaman Selanjutnya
Kemampuan manajerial dan pengalamannya di bidang operasional disebut menjadi salah satu alasan dirinya dipercaya menduduki posisi strategis di lembaga tersebut. Selama masa awal pembentukan BGN, Sony turut terlibat dalam penguatan sistem kerja dan pengawasan pelaksanaan program di lapangan.

7 hours ago
4















