VIVA – Indonesia tidak begitu saja mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkap proses bidding berlangsung cukup panjang karena sejumlah negara juga mengincar kesempatan serupa.
Erick mengatakan beberapa negara ASEAN sempat menunjukkan ketertarikan untuk menjadi tuan rumah edisi perdana FIFA ASEAN Cup. Thailand dan Vietnam termasuk negara yang disebut memiliki keinginan untuk menggelar turnamen tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Proses bidding bahkan sempat tertunda beberapa pekan karena terjadi persaingan antarpihak yang ingin mendapatkan status tuan rumah.
"Pitching-nya cukup panjang karena banyak negara yang ingin menjadi catatan sejarah ketika sebuah event FIFA ASEAN ini untuk pertama kalinya," kata Erick di Jakarta.
Menurut Erick, FIFA tetap memberikan perhatian pada identitas turnamen yang memang dirancang untuk kawasan ASEAN. Karena itu, meski terdapat sejumlah kandidat, Indonesia akhirnya mendapat kesempatan menjadi salah satu tuan rumah bersama Hong Kong.
"Karena FIFA bilang ini ASEAN, saya terima kasih sama FIFA. Dengan segala tekanannya FIFA tetap, 'Enggak, ini buat negara ASEAN,'" ujar Erick.
Erick kemudian menceritakan upaya Indonesia meyakinkan FIFA dalam proses bidding tersebut. Pemerintah memberikan dukungan penuh agar penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup dapat digelar di Tanah Air.
Dukungan itu tidak hanya datang dari PSSI. Erick menyebut sejumlah kementerian, pemerintah daerah, hingga kepolisian ikut memberikan dukungan untuk memastikan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah.
Erick juga membawa surat dukungan dari Presiden Prabowo Subianto dalam proses pengajuan Indonesia kepada FIFA.
"Saya bilang, ini suratnya dari Bapak Presiden. Semua komponen dari pemerintah juga ikut tanda tangan," tutur Erick.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurutnya, pengalaman Indonesia saat menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 menjadi salah satu modal dalam meyakinkan FIFA. Pemerintah ingin penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup kembali dilakukan dengan standar yang baik, baik dari sisi keamanan maupun pelayanan kepada peserta.
FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperkuat rekam jejak sebagai tuan rumah turnamen internasional. Erick menilai keberhasilan penyelenggaraan akan berpengaruh terhadap peluang Indonesia mendapatkan kepercayaan menggelar ajang lain pada masa mendatang.
Halaman Selanjutnya
Erick tidak ingin keberhasilan Indonesia berhenti pada aspek penyelenggaraan. Dia juga berharap Timnas Indonesia mampu memberikan prestasi di turnamen tersebut.

1 week ago
20





















