Jakarta, VIVA – Gelaran lelang barang rampasan negara di BPA Fair 2026, langsung mencatat angka fantastis. Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap salah satu aset berupa crude oil atau minyak mentah dari kapal tanker MT Arman yang berbendera Iran, berhasil terjual hingga Rp900 miliar hanya dalam tahap pra-event.
Nilai itu jauh melampaui harga limit awal yang dipatok sekitar Rp800 miliar. Aset tersebut berasal dari perkara tindak pidana pencemaran lingkungan dan kini menjadi salah satu transaksi terbesar dalam sejarah lelang Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejagung.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kita tahu ada crude oil yang di awal pra-event sudah kita jual itu harga limitnya di 800 miliar sekian dan sudah laku di angka 900 miliar sekian. Ada peningkatan," tutur Kepala BPA Kejagung, Kuntadi, Selasa, 19 Mei 2026.
Meski mencatat transaksi jumbo, tak semua aset bernilai tinggi langsung ludes diburu peserta lelang. Kapal tanker MT Arman 114 yang mengangkut light crude oil atau minyak mentah ringan hingga kini disebut masih belum menemukan pembeli.
BPA Fair 2026 resmi digelar mulai 18 hingga 21 Mei dengan total 308 aset sitaan dan rampasan hasil tindak pidana yang dilelang ke publik. Kejagung menargetkan sebagian besar barang tersebut bisa terjual selama acara berlangsung.
"75 persen dari 308 item yang kita jual, itu ya. Harganya berapa? Ya kita harap setinggi-tingginya. Yang jelas sampai saat ini uang jaminan yang sudah masuk di kami yang pasti mereka akan ikut bidding itu sudah Rp12 miliar sekian, ada 100 orang yang sudah mengajukan pemasukan jaminan," katanya.
Tak hanya aset bernilai ratusan miliar, sejumlah barang mewah hasil sitaan kasus besar juga menjadi magnet tersendiri. Salah satu yang paling ramai diminati yakni motor gede (moge) Harley Davidson hasil sitaan perkara penipuan binary option Indra Kenz.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Kuntadi, tingginya minat masyarakat terhadap aset sitaan menjadi bukti bahwa konsep pemulihan aset hasil kejahatan kini makin efektif.
"Penegakan hukum saat ini konsepnya sudah bukan hanya memidanakan orang, tapi lebih dari itu memulihkan kerugian para korban. Siapa korban? Tergantung perkaranya. Bisa negara dalam hal korupsi dan sebagainya, bisa juga masyarakat umum. Tadi ada Harley Davidson itu korban penipuan," kata dia.
Halaman Selanjutnya
Ia menilai sistem lelang terbuka seperti BPA Fair mampu mengoptimalkan nilai aset rampasan negara. Bahkan, beberapa barang disebut laku berkali-kali lipat dari harga awal.

10 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)


