VIVA – FIFA menyampaikan pernyataan resmi atas insiden rasisme yang terjadi di laga Argentina melawan Tanjung Verde. YouTuber IShowSpeed menjadi korban dalam insiden ini.
La Albiceleste baru saja meraih kemenangan atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Duel di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta berakhir secara dramatis pada Rabu (8/7/2026) dini hari tadi WIB.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Setelah sempat tertinggal dua gol, Argentina berhasil bangkit dengan mencetak tiga gol. Gol-gol dari Cristian Romero, Lionel Messi, dan juga Enzo Fernandez menentukan kemenangan tim asuhan Lionel Scaloni.
Argentina lolos dari tekanan untuk dua laga beruntun. Sebelumnya dalam duel melawan Tanjung Verde di babak 32 besar, mereka perlu berjuang keras lewat babak perpanjangan waktu yang ditentukan oleh gol bunuh diri Diney Borges.
Dalam laga yang digelar di Hard Rock Stadium, Miami, tersebut, sebuah insiden mengenai rasisme terjadi di tribun penonton. YouTuber IShowSpeed disinyalir menjadi korban dari aksi rasis suporter Argentina.
FIFA telah resmi mengumumkan bahwa mereka mengutuk insiden tersebut. Mereka pun langsung melakukan investigasi mengenai hal ini.
“FIFA mengutuk keras rasisme, kebencian, dan diskriminasi dalam segala bentuknya. Tindakan-tindakan ini tidak memiliki tempat dalam sepak bola, di Piala Dunia FIFA, atau di mana pun dalam masyarakat,” demikian pernyataan resmi FIFA di media sosial X.
“FIFA telah mengetahui insiden yang melibatkan seorang pendukung dan #IShowSpeed di Stadion Miami selama pertandingan Argentina vs Tanjung Verde pada 3 Juli 2026 dan segera memulai penyelidikan,” sambungnya.
“Piala Dunia FIFA adalah perayaan persatuan, keberagaman, dan rasa hormat. Piala Dunia menyatukan orang-orang, budaya, dan komunitas dari seluruh dunia, dan siapa pun yang bertindak dengan cara yang merusak nilai-nilai ini tidak diterima dalam permainan kami,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
IShowSpeed mendukung Tanjung Verde dalam laga tersebut. Oleh karena itu, suporter Argentina melakukan tindakan bernada rasis kepadanya.
Pada laga kontra Mesir, suporter Argentina juga mencuri perhatian karena mengibarkan bendera Israel. Hal ini tampaknya menjadi tindakan provokasi terhadap pelatih Mesir, Hossam Hassan, yang menyatakan dukungannya terhadap Palestina.
Halaman Selanjutnya
{{ BrickCenter_/status/2074585377122426924?s=20 }}

1 week ago
3











