Jakarta, VIVA – Nama Vicky Prasetyo kembali menjadi sorotan publik setelah muncul pengakuan dari seorang perempuan bernama Fangfang yang mengklaim dirinya merupakan istri siri Vicky Prasetyo.
Tak hanya menuding telah ditelantarkan selama masa kehamilan, Fangfang juga mengaku mengalami dugaan intimidasi yang membuat kondisinya semakin tertekan menjelang persalinan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Didampingi kuasa hukumnya, Vino, Fangfang datang ke Jakarta untuk mencari perlindungan hukum sekaligus menyampaikan kronologi yang menurutnya telah dialami selama beberapa bulan terakhir.
Perempuan asal Pati tersebut mengaku saat ini sedang mengandung anak yang disebut sebagai buah hatinya dengan Vicky Prasetyo.
Kasus ini menjadi perhatian karena usia kandungan Fangfang disebut telah memasuki sembilan bulan. Di tengah kondisi tersebut, ia mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari hingga mempersiapkan biaya persalinan lantaran tidak memperoleh nafkah yang layak.
Menurut kuasa hukumnya, Fangfang merasa memiliki hubungan pernikahan siri dengan Vicky Prasetyo. Namun, setelah dinyatakan hamil, komunikasi keduanya disebut semakin sulit hingga akhirnya kliennya merasa ditinggalkan tanpa adanya tanggung jawab.
"Dia merasa dinikahi secara siri, lalu setelah hamil diterlantarkan, untuk makan saja dia susah. Klien saya ini selalu menghubungi VP untuk meminta nafkah, mulai dari biaya makan hingga persalinan, tapi sangat sulit dihubungi," kata Vino di Jakarta Selatan, Rabu, 8 Juli 2026.
Vino menjelaskan, selama berbulan-bulan Fangfang berusaha menghubungi Vicky Prasetyo untuk meminta bantuan. Namun menurutnya, berbagai upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Ia menyebut komunikasi baru terjadi setelah persoalan tersebut mulai ramai menjadi pembicaraan publik.
"Selama berbulan-bulan sebelum klien saya memutuskan untuk speak up, dia diterlantarkan dalam kondisi hamil sembilan bulan dan ini sudah pembukaan satu," cerita Vino.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di sisi lain, Fangfang menggambarkan kondisi hidup yang menurutnya sangat memprihatinkan. Ia mengaku tinggal di sebuah kamar kos sederhana berukuran sekitar 3x4 meter bersama dua anak dari pernikahan sebelumnya. Dalam situasi tersebut, ia mengaku harus berkali-kali meminta bantuan kepada Vicky hanya untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.
Menurut Fangfang, tidak ada inisiatif dari pihak Vicky untuk memberikan nafkah secara rutin meski mengetahui dirinya sedang tidak bekerja dan tengah mengandung.
Halaman Selanjutnya
"Hanya untuk minta uang Rp 500 ribu buat makan saja, saya harus minta, saya harus mengemis nafkah. Padahal dia tahu saya tidak bekerja, tidak ada inisiatif dari dia untuk memberi tanpa saya harus meminta, padahal ini anaknya dia juga," ujar Fangfang.

6 days ago
2











