Jakarta, VIVA – Sarah Gibson masih menjadi perhatian publik setelah mengungkap dugaan perselingkuhan yang diduga melibatkan sang suami, Diska Resha Putra. Di balik kisah rumah tangganya yang sedang menjadi sorotan, banyak orang justru penasaran dengan kehidupan Sarah Gibson.
Pasalnya, perempuan berusia 27 tahun itu dikenal memiliki gaya hidup mewah, aktif berbisnis, sekaligus sukses membangun karier sebagai influencer. Bahkan, jika dibandingkan dengan sang suami yang dikenal sebagai politikus sekaligus pengusaha, sumber penghasilan Sarah Gibson juga tidak kalah beragam. Ia telah membangun karier dan usahanya sejak masih berusia muda. Lantas, dari mana saja sumber kekayaan Sarah Gibson?
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
1. Penghasilan dari Endorsement dan Brand Ambassador
Salah satu sumber pendapatan terbesar Sarah Gibson berasal dari dunia digital.
Sarah sudah aktif menjadi content creator sejak masih duduk di bangku SMA. Konsistensinya membuat konten bertema lifestyle, fashion, kecantikan, hingga aktivitas sehari-hari membuat jumlah pengikutnya terus bertambah di berbagai platform media sosial. Popularitas tersebut membuat Sarah dipercaya menjadi wajah berbagai merek ternama.
Tak hanya menerima kerja sama endorsement, ia juga beberapa kali menjadi brand ambassador berbagai produk, khususnya di bidang kecantikan dan gaya hidup. Dengan jumlah pengikut yang besar serta tingkat interaksi yang tinggi, nilai kerja sama promosi yang diterimanya diperkirakan menjadi salah satu penyumbang utama pendapatannya.
2. Membangun Bisnis Kecantikan Sendiri
Tidak hanya mengandalkan pemasukan dari media sosial, Sarah Gibson juga memilih membangun bisnis yang dapat berkembang dalam jangka panjang.
Setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi, ia mendirikan Alana Beautybar, sebuah usaha yang bergerak di bidang salon dan klinik kecantikan.
Bisnis tersebut menyediakan berbagai layanan perawatan, mulai dari perawatan wajah, tubuh, hingga kecantikan lainnya.
Yang menarik, perkembangan Alana Beautybar terbilang cukup pesat.
Saat ini bisnis tersebut telah memiliki sejumlah cabang di berbagai daerah, seperti:
Jakarta
Bekasi
Cibubur
Kendari
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Polewali
Ekspansi tersebut menunjukkan bahwa bisnis Sarah tidak hanya bergantung pada popularitas di media sosial, tetapi juga memiliki pengelolaan usaha yang terus berkembang.
Halaman Selanjutnya
3. Memanfaatkan Popularitas untuk Mengembangkan Bisnis

1 week ago
1











