Game Ini Resmi Pamit dari Toko Digital, Server Konsol Resmi Ditutup 2026

5 hours ago 2

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:00 WIB

Jakarta, VIVA – Kabar kurang menyenangkan datang bagi penggemar game Battlefield Hardline. Electronic Arts (EA) resmi mengumumkan bahwa game tersebut akan segera ditarik dari toko digital sekaligus menghentikan layanan online untuk versi konsol dalam waktu dekat.

Langkah ini menandai berakhirnya dukungan untuk salah satu seri Battlefield yang sempat menghadirkan konsep berbeda dibandingkan judul lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Game Battlefield Hardline

Dihapus dari Store Mulai Mei 2026

EA memastikan bahwa Battlefield Hardline versi PlayStation 4 dan Xbox One akan dihapus dari toko digital mulai 22 Mei 2026. Setelah tanggal tersebut, pemain tidak lagi dapat membeli game maupun seluruh konten tambahan, termasuk DLC.

Keputusan ini juga berlaku untuk seluruh distribusi digital resmi, sehingga akses pembelian akan benar-benar dihentikan secara permanen di kedua platform tersebut.

Server Online Ditutup Juni 2026

Tak hanya dihapus dari toko, layanan multiplayer Battlefield Hardline juga akan dihentikan sepenuhnya. Server online untuk PS4 dan Xbox One dijadwalkan tutup pada 22 Juni 2026.

Dengan penutupan ini, seluruh fitur online—termasuk mode multiplayer—tidak lagi dapat diakses oleh pemain di konsol.

Namun, EA menegaskan bahwa mode single-player masih tetap bisa dimainkan bagi mereka yang sudah memiliki game tersebut.

Versi PC Masih Bertahan

Menariknya, kebijakan ini tidak berlaku untuk versi PC. Hingga saat ini, Battlefield Hardline di platform PC masih tersedia untuk dibeli dan server online-nya tetap beroperasi seperti biasa.

Hal ini memberi kesempatan bagi pemain PC untuk tetap menikmati pengalaman multiplayer, meskipun komunitasnya tidak sebesar saat masa kejayaannya.

Game Spin-off dengan Konsep Berbeda

Dirilis pada 2015, Battlefield Hardline merupakan salah satu seri unik dalam franchise Battlefield. Berbeda dari tema perang militer, game ini mengusung konsep “polisi vs kriminal” dengan fokus pada aksi kejar-kejaran, perampokan, dan penegakan hukum.

Meski menawarkan pendekatan berbeda, game ini mendapatkan respons yang beragam dari pemain dan kritikus, serta tidak mampu mempertahankan basis pemain besar dalam jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penurunan Pemain Jadi Alasan

Penghentian layanan ini bukan tanpa alasan. EA menyebut bahwa keputusan tersebut diambil karena jumlah pemain yang terus menurun, sehingga tidak lagi layak secara operasional untuk mempertahankan server online.

Halaman Selanjutnya

Fenomena ini juga menjadi gambaran umum di industri game, di mana banyak judul lama akhirnya harus dihentikan dukungannya seiring berkurangnya aktivitas pemain.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |