Jakarta, VIVA – Suasana Hari Raya Idul Fitri yang biasanya identik dengan kebahagiaan dan kebersamaan, terasa berbeda bagi keluarga Lula Lahfah. Tahun ini menjadi momen yang penuh duka, terutama bagi sang ibu, Tatu Yulyanah, yang harus merayakan Lebaran pertama tanpa kehadiran putri tercinta.
Seperti diketahui, Lula Lahfah telah meninggal dunia pada 23 Januari 2026. Kepergiannya meninggalkan luka mendalam, terutama bagi sang ibu dan keluarganya. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam curahan hatinya, sang ibu mengungkapkan kebingungan dan kesedihan yang dirasakan saat harus menjalani hari raya tanpa sosok Lula di sisinya.
“Baju yg mama pake sekarang bagus gak?Serba bingung,gak tau apa yg harus mama lakukan,mama siapkan karna tahun2 sebelum nya selalu kamu semua yg nyiapin,gak ada lagi cerita2 yg mengalir dari bibir kamu yg mungil sepanjang malam takbir,gak ada lg yg nemenin mama sholat eid,sungguh berat buat mama buat ngejalanin lebaran kali ini,” tulis ibu Lula Lahfah di Istagramnya @tatu_yulyanah pada Rabu, 25 Maret 2026.
Kehilangan tersebut terasa begitu dalam, seolah ada bagian dari dirinya yang ikut pergi bersama sang anak. Ia menggambarkan Lula sebagai sosok yang tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga membawa kebahagiaan dalam setiap momen keluarga.
“Sungguh mama kehilangan kamu ,kehilangan separuh jiwa mama,begitu banyak hal2 indah dan baik yg udah kamu lakukan dan kamu persiapkan buat mama ,buat keluarga kita,” tulisnya lagi.
Lebih lanjut, Tatu Yulyanah juga mengenang Lula sebagai anugerah terindah yang pernah diberikan oleh Tuhan dalam hidupnya. Kenangan bersama sang anak menjadi sesuatu yang akan selalu tersimpan di hati, meskipun rasa kehilangan tak mudah dihilangkan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Lula lahfah, kamu adalah anugrah yg sangat indah yg Allah swt amanahkan,selamanya kamu akan selalu ada di hati mama,akan selalu menjadi Mutiara yg di rindukan,” ungkapnya.
Ungkapan tersebut menjadi gambaran betapa beratnya menerima kenyataan kehilangan orang tercinta, terlebih di momen spesial seperti Lebaran. Meski demikian, sang ibu tetap berusaha ikhlas menerima takdir yang telah ditetapkan.
Halaman Selanjutnya
“Sungguh berat hati mama buat melepas kepergian kamu,sungguh berat untuk menerima ketetapan NYA. Allahumagfirlaha warhamha wa'afiha wa'fuanha,” tutupnya.

6 hours ago
2











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
