Jakarta, VIVA – PT DMS Propertindo Tbk. (KOTA) melakukan penjajakan kerjasama dengan salah satu BUMN raksasa asal China guna mengembangkan Kawasan Urbanova Edu Hub di Surabaya Timur. Perusahaan negara dimaksud adalah China Light Industry International Engineering Co., Ltd. (CLIEC) yang diproyeksikan menggarap kawasan yang dirancang sebagai Edu Hub pertama di Indonesia.
Melalui Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan CLIEC, DMS Propertindo menjajaki pelaksanaan proyek dengan skema turnkey. Skema ini memungkinkan mitra menangani rangkaian pekerjaan mulai dari perencanaan teknis, engineering, pengadaan, konstruksi, hingga penyelesaian proyek sesuai spesifikasi yang disepakati. Langkah tersebut menunjukkan bahwa pengembangan Urbanova dilakukan dengan pendekatan yang terintegrasi, efisien, dan terukur.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Mohamad Prapanca, Direktur Utama DMS Propertindo, kerja sama ini sangat penting dan positif untuk mempercepat pembangunan Urbanova Edu Hub. Pasalnya, China dalam beberapa tahun terakhir muncul sebagai kekuatan penting dalam rekayasa teknologi dan pembangunan berskala besar.
“Penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan langkah strategis Perseroan untuk memperkuat pengembangan Urbanova Edu Hub. Kami meyakini pengalaman, kapabilitas teknologi, serta dukungan finansial yang dimiliki China Light Industry International Engineering Co. Ltd akan mempercepat realisasi proyek sekaligus meningkatkan kualitas pembangunan,” ujar Prapanca dalam Signing Ceremony antara PT DMS Propertindo dan CLIEC di Jakarta, dikutip dari keterangannya, Rabu, 12 Agustus 2026.
Dia menambahkan bahwa partnership ini juga sangat produktif bagi kedua belah pihak dalam menciptakan nilai tambah dan meningkatkan penerimaan perusahaan.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan, meningkatkan value proyek, serta memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan revenue Perseroan di masa mendatang. Realisasi pembiayaan pembangunan (capex) ini juga semakin positif dengan adanya back up dari CLIEC. Sehingga pembangunan Urbanova dapat berjalan tepat waktu dan terjaga kualitasnya,” tambahnya.
Sementara itu, Surabaya Timur dipilih sebagai lokasi pengembangan Urbanova karena kawasan tersebut sudah memiliki ekosistem yang mendukung. Proyek ini berada di tengah lingkungan pendidikan dan industri yang terus berkembang. Urbanova disebut memiliki potensi pasar lebih dari 64 ribu mahasiswa, dengan sejumlah perguruan tinggi yang berada dalam radius yang relatif dekat. Di sisi lain, keberadaan kawasan industri SIER turut menjadi basis aktivitas ekonomi dan tenaga kerja.
Halaman Selanjutnya
Karenanya Urbanova tidak perlu membangun ekosistem dari nol. Ia justru hadir untuk menghubungkan ekosistem yang sudah ada.Inilah yang membuat konsep Urbanova Edu Hub berbeda dari pengembangan kawasan properti konvensional. Pendidikan menjadi salah satu anchor, tetapi aktivitas kawasan tidak berhenti pada pendidikan saja. Hunian, bisnis, ruang komunal, olahraga, hospitality, kesehatan, dan gaya hidup dirancang untuk saling mendukung.

9 hours ago
5



















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295770/original/019030800_1783944385-20260713_094007.jpg)