Gempa Dahsyat Venezuela Picu Penjarahan, Warga Rebut Makanan hingga Obat di Tengah Krisis

2 weeks ago 4

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:11 WIB

Venezuela, VIVA – Bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang mengguncang Venezuela pada Rabu, 24 Juni 2026 waktu setempat, memicu aksi penjarahan di wilayah pesisir La Guaira. Di tengah keterbatasan pasokan kebutuhan pokok dan lambatnya bantuan, warga dilaporkan mengambil makanan, air bersih, hingga obat-obatan dari sebuah supermarket.

Aksi penjarahan terjadi pada Kamis, 25 Juni 2026, sehari setelah gempa besar menyebabkan kerusakan luas di sejumlah wilayah pesisir Venezuela. Berdasarkan laporan First Post, sebuah supermarket di negara bagian La Guaira menjadi sasaran warga yang berupaya memperoleh kebutuhan pokok di tengah kondisi darurat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wartawan AFP di lokasi melaporkan sejumlah pria dan wanita terlihat meninggalkan toko yang sebagian bangunannya terbakar sambil membawa tas berisi berbagai barang.

Peristiwa tersebut berlangsung di Kota Catia La Mar, ketika masyarakat masih berjuang menghadapi dampak gempa yang merusak permukiman, fasilitas umum, serta infrastruktur penting di kawasan tersebut.

Kelangkaan Pasokan Jadi Pemicu

Laporan menyebutkan aksi penjarahan dipicu oleh kelangkaan kebutuhan dasar setelah gempa melanda wilayah pesisir Venezuela.

Warga lebih banyak mengambil bahan makanan, air bersih, obat-obatan, dan kebutuhan pokok lainnya yang sulit diperoleh sejak bencana terjadi.

La Guaira menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak paling parah akibat gempa kembar tersebut. Kerusakan infrastruktur menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh hampir sepenuhnya.

Pasokan listrik terputus di sejumlah kawasan, begitu pula distribusi air bersih yang terganggu akibat kerusakan jaringan.

Banyak warga juga terpaksa mengungsi dan bermalam di jalanan karena rumah mereka runtuh atau tidak lagi aman untuk ditempati.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat mengeluhkan lambatnya distribusi bantuan kemanusiaan serta keterlambatan kedatangan alat berat yang dibutuhkan untuk mengevakuasi korban yang masih tertimbun reruntuhan bangunan.

Hotel Delapan Lantai Runtuh

Kerusakan besar akibat gempa juga terjadi di kawasan pesisir Macuto, La Guaira.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan CNN menyebutkan sebuah hotel besar di tepi pantai, Hotel Eduard, ambruk setelah diguncang dua gempa tersebut.

Berdasarkan video yang telah diverifikasi CNN, sebagian besar bangunan utama hotel runtuh hingga rata dengan tanah.

Halaman Selanjutnya

Hotel yang memiliki delapan lantai dan 106 kamar itu hanya menyisakan bagian pintu masuk yang masih berdiri. Sementara itu, puing-puing bangunan menutupi area di sekeliling lokasi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |