Gerindra Bantah Ada Rapat Khusus Dipimpin Thomas Djiwandono untuk Awasi Pergerakan Gibran

3 weeks ago 10

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:51 WIB

Jakarta, VIVA – Fraksi Partai Gerindra DPR RI membantah isu adanya rapat khusus yang dipimpin Ketua Fraksi Gerindra Budi Djiwandono yang membahas soal permintaan agar mengawasi pergerakan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPR Bambang Haryadi mengatakan isu yang beredar di media sosial itu tidaklah benar. Dari rapat-rapat Fraksi Gerindra yang selalu diikuti Budi, menurut dia, tidak pernah ada pembahasan mengenai hal itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono

Photo :

  • [Mohammad Yudha Prasetya]

"Saya selalu hadir dan ikut memimpin rapat-rapat di Fraksi Gerindra dan tidak ada perintah maupun pembahasan hal tersebut," kata Bambang dalam keterangan diterima di Jakarta, Rabu, 24 Juni 2026.

Dia mengungkapkan informasi yang benar adalah Fraksi Gerindra DPR RI meminta agar para anggotanya memantau kondisi ekonomi masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing.

Selain itu, anggota Fraksi Gerindra DPR RI juga diminta memastikan program pemerintah berjalan dengan baik di masyarakat.

"Yang ada adalah perintah untuk mengawasi ketersediaan pangan dan harga sembako di daerah pemilihan semua anggota DPR agar kita dapat memastikan kondisi masyarakat tetap terjaga daya belinya," kata Bambang.

Dia pun mengimbau agar berbagai pemberitaan disampaikan kepada publik secara berimbang. Menurut dia, Gerindra akan selalu mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Wapres Gibran Kunjungan ke Ende, NTT

Photo :

  • Biro Sekretariat Wakil Presiden

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan hubungan keduanya sangat baik. Ini gosip tidak benar dan cenderung memprovokasi dan mengadu domba," ujarnya.

Menurut dia, Fraksi Gerindra menghormati kebebasan pers, tetapi dengan penyajian berita yang faktual dan akurat. Atas adanya tudingan yang tidak benar itu, dia menyampaikan Partai Gerindra akan melayangkan somasi. (Ant)

Ketua BEM FH UBK, Muhammad Abdi Maludin

Diduga Dijanjikan Rp300 Juta, Viral Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang: Sudah Diterima 20 Persen

Ketua BEM FH UBK yang bertindak sebagai koordinator aksi menegaskan bahwa pertemuan tersebut lahir dari perjuangan mahasiswa, bukan bagian dari skenario politik

img_title

VIVA.co.id

23 Juni 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |