Jakarta, VIVA – Harga emas produk PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dibanderol seharga Rp 2.655.000 per gram pada perdagangan hari ini. Harga itu turun Rp 18.000 per gram dibanding perdagangan kemarin.
Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, Rabu, 24 Juni 2026, harga pembelian kembali atau buyback emas ditetapkan menjadi seharga Rp2.372.000 per gram. Harga emas Antam sewaktu-waktu bisa berubah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Adapun harga emas berdasarkan ukuran, yakni lima gram dijual Rp 13,050 juta, 10 gram Rp 26,045 juta, 25 gram Rp 64,987 juta dan 50 gram Rp 129,895 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp 259,712 juta, 250 gram Rp 649,015 juta dan emas 500 gram Rp 1,297,82 miliar.
Selanjutnya, untuk ukuran emas terkecil dan terbesar yang dijual Antam pada hari ini, yaitu 0,5 gram dibanderol Rp 1,377,5 juta dan 1.000 gram senilai Rp 2,595,6 miliar.
Untuk diketahui, harga penjualan emas batangan Antam ini belum termasuk pajak. Sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017, transaksi harga jual dikenakan potongan pajak.
Logam mulia emas dan perak.
Photo :
- The Economic Times
Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai.
Emas global
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, harga emas global mengalami penurunan pada perdagangan pagi ini. Tertekan spekulasi kenaikan suku bunga AS yang bikin dolar kinclong, sementara investor masih mencermati soal perundingan perdamaian AS-Iran.
Dilansir dari The Economic Times, harga emas di pasar spot internasional turun 0,5 persen menjadi US$4.087,68 per ons. Sedangkan, kontrat berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus turun 1,1 persen menjadi US$.105,4 per ons.
Naik Turun Harga LNG Ditegaskan Mengacu pada Harga Minyak Dunia
Penyesuaian harga energi di tengah dinamika akibat geopolitik seperti saat ini merupakan tantangan yang perlu dihadapi bersama. Terutama untuk harga energi non-subsidi.
VIVA.co.id
24 Juni 2026

3 weeks ago
4











