Jakarta, VIVA – Harga minyak dunia langsung merosot tajam setelah Amerika Serikat dan Iran mengumumkan kesepakatan damai yang membuka jalan bagi dibukanya kembali Selat Hormuz. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar di Indonesia, yakni apakah penurunan harga minyak global tersebut dapat berdampak pada harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya Pertamax yang baru saja mengalami kenaikan signifikan.
Pada perdagangan Asia awal pekan ini, harga minyak mentah Brent turun 3,95 persen menjadi 83,88 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi lebih dalam sebesar 4,62 persen ke level 80,96 dolar AS per barel.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Penurunan tersebut terjadi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan dengan Iran telah tercapai dan Selat Hormuz akan kembali dibuka setelah perjanjian resmi ditandatangani pada Jumat mendatang di Swiss.
Kesepakatan tersebut sekaligus mengakhiri ketidakpastian yang selama lebih dari tiga bulan membayangi pasar energi dunia akibat penutupan salah satu jalur pelayaran minyak terpenting di dunia itu.
Perdamaian Iran-AS Tekan Harga Minyak
Selama konflik berlangsung, pasar global menghadapi risiko gangguan pasokan energi karena Selat Hormuz menjadi jalur utama ekspor minyak dari kawasan Teluk.
Kabar bahwa Iran akan kembali dapat mengekspor minyak mentah selama masa gencatan senjata 60 hari langsung disambut positif oleh pelaku pasar. Selain itu, terdapat laporan mengenai kemungkinan pelonggaran sanksi terhadap sektor minyak Iran yang turut memperkuat sentimen penurunan harga.
Para pelaku pasar kini mulai memperhitungkan kemungkinan meningkatnya pasokan minyak dunia setelah jalur pelayaran kembali normal dan ekspor minyak Iran berangsur pulih.
Meski demikian, pasar masih menunggu implementasi penuh kesepakatan tersebut, termasuk proses pembersihan ranjau di Selat Hormuz dan normalisasi aktivitas pelayaran internasional.
Apakah Harga Pertamax Bisa Turun?
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di Indonesia, penurunan harga minyak dunia ini menjadi perhatian karena terjadi hanya beberapa hari setelah Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi.
Sejak 10 Juni 2026, harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter di sejumlah wilayah seperti DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Halaman Selanjutnya
Artinya, terjadi kenaikan sebesar Rp3.950 per liter dalam satu kali penyesuaian harga.

2 hours ago
1














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)