Harta Wanita Korban Penyekapan di Bandung Dikuras Pelaku: Motor sampai Paylater Dibobol!

2 hours ago 1

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bandung, VIVA – Kasus dugaan penyekapan yang menimpa seorang perempuan berinisial YTR (30) di Kabupaten Bandung terus menyita perhatian publik. Peristiwa ini menjadi sorotan setelah korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dinyatakan hilang selama kurang lebih tiga tahun. Selain diduga mengalami penyiksaan fisik berkepanjangan, keluarga kini mengungkap fakta baru bahwa seluruh harta benda korban juga diduga telah dikuras oleh pelaku yang berinisial TH (30).

Saat ini, YTR masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Kondisinya disebut sangat memprihatinkan akibat luka-luka serius yang ditemukan di berbagai bagian tubuh. Dugaan penyiksaan yang berlangsung dalam waktu lama membuat korban mengalami kerusakan fisik cukup berat sehingga membutuhkan penanganan medis secara intensif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seiring berkembangnya penyelidikan, keluarga korban mengungkap bahwa penderitaan YTR bukan hanya sebatas mengalami kekerasan fisik. Seluruh aset yang dimiliki korban diduga habis dikuasai oleh pelaku sebelum akhirnya korban mengalami penyiksaan.

Perwakilan keluarga korban, Melani, mengungkapkan bahwa berbagai barang berharga milik YTR satu per satu lenyap. Mulai dari kendaraan pribadi, perangkat elektronik, hingga tabungan dan fasilitas keuangan atas nama korban diduga telah dimanfaatkan tanpa izin.

"Setelah harta dia habis, dia dipukul dan disiksa. Jadi dari mulai harta motor dijual, HP, laptop, emas-emas, semuanya dikuras. Terus ada tabungan BPJS Ketenagakerjaan juga dikuras. Terus paylater semuanya dibobol," kata Melani, perwakilan keluarga korban, mengutip YouTube Maia Aleldul TV, Minggu 21 Juni 2026.

Pengakuan tersebut memperlihatkan bahwa dugaan tindakan pelaku tidak hanya mengarah pada penyekapan dan penganiayaan, tetapi juga dugaan penguasaan seluruh aset milik korban. Keluarga menduga korban kehilangan hampir seluruh harta bendanya selama berada di bawah kendali terduga pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya mengalami kerugian materi, kondisi kesehatan YTR juga masih menjadi perhatian utama. Meski perlahan menunjukkan perkembangan positif, cedera yang dialaminya masih tergolong sangat serius, terutama pada bagian wajah dan penglihatannya.

"Sekarang sudah mendingan karena luka-luka yang ada di wajah sama di kepala sudah dibersihkan. Terkait mata, memang yang sebelah kanan itu hancur, yang sebelah kiri katanya mengecil. Jadi sedikit kemungkinan buat bisa melihat lagi," jelasnya.

Halaman Selanjutnya

Keterangan tersebut menunjukkan bahwa korban berpotensi mengalami gangguan penglihatan permanen akibat luka berat yang dideritanya selama masa dugaan penyekapan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |