Hati dan Jiwa Sudah Locatelli Berikan, Juventus Tetap Tersingkir dengan Cara Menyakitkan

2 weeks ago 8

Kamis, 26 Februari 2026 - 06:28 WIB

VIVA Manuel Locatelli tak kuasa menahan emosi usai Juventus tersingkir dramatis dari Liga Champions. Gelandang Bianconeri itu mengaku “ingin menangis” setelah timnya kalah dari Galatasaray lewat babak perpanjangan waktu, meski sudah tampil heroik dengan 10 pemain.

Juventus sejatinya berada di misi nyaris mustahil setelah kalah telak 2-5 pada leg pertama di Istanbul. Namun harapan sempat menyala ketika Manuel Locatelli membawa Juve unggul lewat eksekusi penalti di leg kedua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi kian berat setelah Lloyd Kelly diganjar kartu merah pada menit ke-48. Meski bermain dengan 10 orang selama lebih dari satu jam, Juventus menunjukkan mental baja.

Gol Federico Gatti dan Weston McKennie memaksa laga berlanjut ke extra time. Juventus bahkan sempat memiliki peluang emas untuk membalikkan keadaan, sebelum keunggulan jumlah pemain akhirnya dimanfaatkan Galatasaray.

Dua gol telat dari Victor Osimhen dan Baris Alper Yilmaz memupus mimpi comeback Juventus. Hasil tersebut memastikan Galatasaray lolos ke babak 16 besar dengan agregat 7-5.

Meski tersingkir, perjuangan Juve menuai respek. Publik Allianz Stadium berdiri dan memberi aplaus panjang atas kerja keras tim kesayangannya.

“Saya jujur merasa ingin menangis. Kami benar-benar percaya,” ujar Locatelli kepada Amazon Prime Video Italia.
“Kami memberikan segalanya—hati dan jiwa kami ada di pertandingan ini. Atmosfer stadion luar biasa, malam seperti ini akan selalu diingat.”

Juventus sempat menuai kritik musim ini karena dianggap kurang memiliki semangat juang. Namun laga ini menjadi jawaban telak atas tudingan tersebut.

“Inilah Juventus yang ingin kami tunjukkan dan harus selalu kami jaga. Kami berada di jalur yang benar dan tak boleh kehilangan keyakinan,” tegas Locatelli.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa peluang terbuang membuat emosi pemain memuncak. Khephren Thuram bahkan terlihat menitikkan air mata di pinggir lapangan.

“Kami hanya bisa memuji para pemain malam ini. Kesalahan bisa terjadi. Sekarang kami harus fokus ke laga penting berikutnya melawan Roma,” pungkas Locatelli.

Duel Real Madrid vs Benfica

Tanpa Mbappe, Real Madrid Tetap Tundukkan Benfica dan Tembus 16 Besar Liga Champions

Real Madrid memastikan langkah ke babak 16 besar Liga Champions setelah kembali menaklukkan Benfica dengan skor 2-1 pada leg kedua playoff di Santiago Bernabeu

img_title

VIVA.co.id

26 Februari 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |