Jakarta, VIVA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menindaklanjuti sebanyak 14 kosmetik yang mengandung bahan berbahaya atau dilarang yang ditemukan dalam pengawasan pada periode triwulan kedua 2026.
Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan dari 14 produk tersebut, 11 merupakan produk lokal yang dibuat berdasarkan kontrak produksi, satu produk impor, dan dua produk tanpa izin edar.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Bahan berbahaya dan dilarang produk-produk tersebut antara lain asam retinoat, hidrokuinon, merkuri, pewarna merah, Klobetasol propionat, dan mometasol puroat," ujar Taruna.
Adapun 14 produk tersebut sebagai berikut:
1. AF AYUFASKIN.ID Night Cream Booster With DNA Salmon
2. AL-LATIF Henna Kutek Ravishing Red
3. FALLIN BEAUTY Bright & Glow Daily Sunscreen
4. FALLIN BEAUTY Bright & Glow Night Repair Cream
5. MALLVIRA SKIN Luxury White Body Serum
6. RNC WBEAUTY Bodylotion Whitening Booster 10x Niacinamide
7. SR SARASKIN COSMETIC Ultimate Whitening Night Cream
8. STK COSMETIC BY SARTIKA DEASY Night Cream
9. STK COSMETIC BY SARTIKA DEASY Premium Night Cream
10. STK COSMETIC BY SARTIKA DEASY Premium Face Toner
11. YANTIYNK BEAUTY Night Cream Whitening Acne
12. MARSHWILLOW Sugar Dust Eyeshadow Palette 803
13. CLARIDERM Astringent AHA + Licorice
14. GLOWING BEAUTY SKINCARE BY GLOWING BEAUTY Glowing Night Treatment (dalam paket GLOWING BEAUTY SKINCARE BY GLOWING BEAUTY)
Taruna menjelaskan bahwa bahan-bahan tersebut bisa berdampak pada kesehatan. Dia mencontohkan, merkuri menyebabkan perubahan warna kulit bintik-bintik hitam (ochronosis), reaksi alergi, iritasi kulit, sakit kepala, diare, hingga muntah-muntah.
"Yang kedua, asam retinoat dapat mengakibatkan kulit kering, rasa terbakar, dan perubahan bentuk organ janin bagi wanita hamil, bisa teratogenik. Dan asam retinoat ini juga bisa mempercepat keriput sebetulnya," katanya.
Kemudian, katanya, hidrokuinon menyebabkan hiperpigmentasi, ochronosis, serta perubahan warna kornea dan kuku. Sementara itu, klobetasol propionat menyebabkan atrofi kulit dan berpotensi menyebabkan atopi kulit permanen dan psoriasis pustula.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kepala BPOM mengingatkan bahwa mometason furoat menyebabkan atrofi kulit, sementara itu pewarna merah K10 menyebabkan kanker, kerusakan hati, dan kerusakan sistem saraf serta otak.
"Nah, tindak lanjut yang telah dilakukan terhadap temuan produk ini atau produk yang dilarang ini, pertama mencabut nomor izin edarnya, peringatan keras termasuk perintah penarikan dan pemusnahan, penghentian sementara kegiatan, dan penertiban pasar dari kosmetik dan mengandung bahan dilarang/berbahaya tersebut," ujarnya.
Halaman Selanjutnya
Dia pun mengapresiasi para mitra atas kerja sama lintar sektor yang sudah dijalin untuk penindaklanjutan tersebut.

1 day ago
2











