Hati-hati! Kualitas Udara Jakarta Sabtu Pagi Masuk 10 Besar Terburuk di Dunia

4 hours ago 3

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:17 WIB

Jakarta, VIVA – Kualitas udara di Jakarta pada Sabtu, 29 Agustus 2026 pagi menduduki posisi sepuluh besar sebagai kota dengan udara terburuk di dunia dan masuk kategori udara tak sehat.

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 05.50 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada di posisi kedelapan terburuk di dunia dengan angka 149 atau masuk dalam kategori tidak sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polusi udara Jakarta yakni PM2.5 dan nilai konsentrasi 48.3 mikrogram per meter kubik. Angka itu memiliki penjelasan tingkat kualitas udaranya tidak sehat bagi kelompok sensitif, karena dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif, atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.

Sedangkan kategori tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100.

Lalu kategori baik yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.

Kemudian, kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Terakhir, berbahaya (300-500) atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi.

Kota dengan kualitas udara terburuk urutan pertama yaitu Delhi, India yang berada di angka 185, urutan kedua Kuching, Malaysia di angka 169, ketiga Kuala Lumpur, Malaysia di angka 168, urutan keempat Manama, Bahrain di angka 158.

Urutan kelima Kinshasa Democratic Republic of the Congo di angka 157, urutan keenam Doha, Qatar di angka 154, urutan ketujuh Dubai, United Arab Emirates di angka 152.

Namun demikian, masyarakat tetap direkomendasikan untuk selalu mengenakan masker saat di luar ruangan, menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor dan menyalakan penyaring udara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan tiga strategi utama yang tengah dijalankan untuk memperbaiki kualitas udara.

Pertama yakni perluasan jangkauan layanan bus Transjabodetabek untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, seperti Blok M-Alam Sutera, Blok M-PIK 2, hingga rencana pembukaan rute baru Blok M-Bandara Soekarno Hatta.

Halaman Selanjutnya

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan transportasi publik yang telah disediakan Pemprov DKI. Bahkan, Pemprov DKI telah menerbitkan aturan terkait pemberlakuan layanan transportasi umum gratis bagi 15 golongan masyarakat.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |