Rabu, 25 Februari 2026 - 22:10 WIB
VIVA – Sedikitnya 30 orang tewas setelah hujan lebat melanda negara bagian Minas Gerais di tenggara Brasil, kata pihak berwenang setempat pada hari Selasa, sementara 39 orang lainnya dilaporkan hilang, lapor CBS News, Rabu, 25 Februari 2026.
Dinas pemadam kebakaran negara bagian tersebut mengkonfirmasi bahwa kematian terjadi di kota Juiz de Fora dan Uba, yang berjarak sekitar 110 kilometer.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Presiden Luiz Inácio Lula da Silva menyampaikan belasungkawa dalam sebuah unggahan di X. "Fokus kami adalah untuk memastikan bantuan kemanusiaan, pemulihan layanan dasar, dukungan bagi pengungsi, dan bantuan untuk rekonstruksi," tulisnya.
Sekitar 440 orang telah mengungsi di Juiz de Fora, kata balai kota, karena hujan memicu banjir dan tanah longsor serta memaksa penangguhan kelas di sekolah-sekolah.
Tim khusus telah dimobilisasi untuk menanggapi insiden dan mencari orang hilang, tambahnya. Dinas pemadam kebakaran negara bagian mengatakan 134 petugas dikerahkan ke Juiz de Fora dan Uba.
"Ini situasi yang genting; banyak orang hilang. Tetapi dengan saling membantu, kita akhirnya akan menemukan semua orang," kata Gabriel Vitor, seorang petugas pemadam kebakaran berusia 24 tahun yang ditugaskan di Juiz de Fora.
Upaya pencarian korban masih terus dilakukan, sementara sejumlah besar warga masih terjebak di rumah-rumah yang terendam banjir.
Badan cuaca setempat memperkirakan hujan akan terus mengguyur wilayah itu hingga Jumat.
Pemerintah Brasil telah menetapkan keadaan darurat di Juiz de Fora, mempercepat bantuan dan pertolongan kemanusiaan, demikian pernyataan yang dikeluarkan.
Sebagian besar wilayah Brasil memasuki puncak musim hujan selama musim panas, dari Desember hingga Maret, yang membawa hujan deras yang sering terjadi, badai petir, banjir, dan tanah longsor.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Sungguh mengerikan; kata-kata tidak dapat menggambarkan betapa sedihnya. Hanya meminta Tuhan untuk menemukan mereka yang selamat dan melakukan mukjizat," kata Jaqueline Teixeira, seorang warga Juiz de Fora berusia 45 tahun.
Balai kota Juiz de Fora mengatakan ini adalah Februari terbasah dalam sejarah kota tersebut, dengan curah hujan mencapai 584 milimeter, lebih dari dua kali lipat dari yang diperkirakan untuk bulan ini.
Halaman Selanjutnya
Saat ketinggian air naik pada Selasa dini hari, Wali Kota Juiz de Fora, Margarida Salomao, menyatakan keadaan darurat. Langkah itu diambil agar pendanaan dan sumber daya federal segera turun.

7 hours ago
1










:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5488987/original/040536100_1769773426-Nobel.jpeg)