IHSG Ambles Nyaris 1 Persen, Investor Tahan Napas Tunggu Putusan Penting MSCI untuk Indonesia

2 hours ago 1

Senin, 22 Juni 2026 - 18:04 WIB

Jakarta, VIVA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan awal pekan dengan pelemahan cukup dalam di tengah sikap hati-hati pelaku pasar yang menunggu pengumuman penting dari MSCI terkait klasifikasi pasar saham Indonesia.

Pada perdagangan Senin, 22 Juni 2026, IHSG ditutup turun 60,45 poin atau 0,98 persen ke level 6.116,69. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan juga terkoreksi 10,20 poin atau 1,67 persen ke posisi 599,20.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tekanan terhadap pasar saham domestik terjadi ketika investor memilih menahan diri dan mengurangi eksposur risiko menjelang pengumuman Annual Market Classification Review oleh MSCI yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026 waktu Indonesia.

Pengumuman tersebut menjadi perhatian besar pasar karena akan menentukan apakah Indonesia tetap berada dalam kelompok Emerging Market atau justru turun menjadi Frontier Market.

Investor Pilih Menunggu Keputusan MSCI

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menjelaskan pelemahan IHSG dipicu oleh sejumlah sentimen yang membebani pasar.

Menurut dia, investor saat ini lebih memilih bersikap wait and see sambil menunggu hasil evaluasi MSCI terhadap pasar modal Indonesia.

"Apabila turun, berpotensi memicu arus keluar modal asing dalam jumlah besar dari pasar keuangan Indonesia," ujar Nico dalam kajiannya.

Kekhawatiran pasar semakin meningkat setelah MSCI sebelumnya menurunkan penilaian aksesibilitas Information Flow Indonesia. Selain itu, pasar juga mencermati dampak penghapusan sejumlah saham domestik dari indeks FTSE Russell yang dinilai dapat memengaruhi aliran investasi asing.

Di sisi lain, pelaku pasar juga masih mengantisipasi kemungkinan pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut oleh bank sentral yang berpotensi memengaruhi likuiditas di pasar keuangan.

Ancaman Turun ke Frontier Market Jadi Sorotan

Status Indonesia dalam klasifikasi MSCI memiliki pengaruh besar terhadap arus investasi global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama ini Indonesia masuk dalam kategori Emerging Market yang menjadi salah satu tujuan investasi bagi banyak manajer investasi dan dana global.

Apabila Indonesia mengalami penurunan status menjadi Frontier Market, maka terdapat potensi perubahan komposisi portofolio investor institusi internasional yang selama ini menjadikan indeks MSCI sebagai acuan investasi.

Halaman Selanjutnya

Karena itu, keputusan yang akan diumumkan MSCI pada pekan ini menjadi salah satu agenda yang paling ditunggu oleh pelaku pasar modal nasional.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |