IHSG Anjlok 224 Poin pada Penutupan Hari Ini, Semua Sektor Merah saat Perang Iran-AS Masih Berlanjut

3 days ago 10

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:08 WIB

Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melandai jelang libur panjang. IHSG anjlok 3,05 persen atau 224,90 poin ke level 7.137,21 pasa sesi perdagangan Jumat, 13 Maret 2026.

IHSG terpantau bergerak di teritori negatif sepanjang sesi perdagangan hari ini. Pergerakan indeks berasa di kisaran area 7.350 hingga 7.132. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 13,70 triliun sedangkan volume transaksi mencapai Rp 285,80 juta. Nominal ini merupakan akumulasi dari total perdagangan yang dilakukan investor sebanyak 1,6 juta transaksi.

Seluruh seltor saham terkoreksi relatif besar dipimpin sektor transportasi sebesar 3,87 persen. Penurunan juga terjadi pada sektor infrastruktur turun 3,64 persen, diikuti konsumer cyclical sebesar 3,55 persen dan teknologi yang melemah 3,41 persen.

Selain itu, sektor industrial turun 3,46 persen dan energi terkoreksi 2,86 persen. Sementara itu, sektor non-cyclical melemah 2,18 persen, disusul sektor properti yang turun 1,79 persen serta keuangan sebesar 1,60 persen. Adapun sektor kesehatan mencatat penurunan paling terbatas yakni 1,19 persen. 

IHSG Terkoreksi Akibat Pembekuan MSCI

"Investor khawatir konflik AS-Iran yang berkepanjangan akan membuat harga minyak mentah di harga tinggi dalam waktu yang lebih lama dari perkiraan sebelumnya, sehingga akan mendorong terjadinya kenaikan inflasi dan melebarnya defisit APBN," jelas Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam riset harian, Jumat, 13 Maret 2026.

Sentimen negatif lainnya berasal dari Amerika Serikat (AS) meluncurkan investigasi perdagangan baru terhadap 60 negara untuk menentukan apakah mereka gagal membatasi. Kebijakan berpaku pasa Pasal 301 mengizinkan pemerintah AS untuk mengenakan tarif pada negara-negara yang terbukti melakukan praktik perdagangan tidak adil tanpa otoritas tambahan dari Kongres. 

Phintaco Sekuritas melaporkan tiga emiten tetap cerah karena berhasil mencatatkan lompatan harga signifikan. Berikut top gainers di jajaran 45 saham unggulan (LQ45). 

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR)

Saham ADMR melejit 3,19 persen atau 60 poin menjadi 1.940.

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)

Saham AADI menguat 1,97 persen atau 200 poin ke level 10.375.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Surya Citra Media Tbk (SCMA)

Hasil positif juga dicetak saham SCMA naik 0,79 persen atau 2 poin dan ditutup pada area 256.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat meluncurkan operasi Epic Fury

Donald Trump: Timnas Iran Tidak Layak Ada di Piala Dunia 2026

Polemik soal keikutsertaan timnas Iran di Piala Dunia 2026 makin panas. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tiba-tiba melontarkan pernyataan yang justru mematahkan kl

img_title

VIVA.co.id

13 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |