Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,53 persen atau 37,35 poin ke level 6.989,42 di akhir penutupan perdagangan Senin, 6 April 2026. Kenaikan harga minyak mentah akibat konflik di Timur Tengah yang terus berlanjut menjadi sentimen negatif yang menekan indeks.
IHSG bergerak melemah sejak awal perdagangan di kisaran level 6.935 hingga 7.009. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 15,19 triliun, volume transaksi mencapai Rp 27,56 miliar dengan jumlah perdagangan sebanyak 1,62 juta transaksi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sektor infrastruktur tergerus paling tajam sebesar 0,92 persen. Koreksi drastis juga dicatatkan sektor konsumer non-siklikal sebesar 0,80 persen dan sektor kesehatan sebesar 0,58 persen.
Sebaliknya sektor siklikal melesat 2,26 persen lalu sektor bahan baku menguat 1,17 persen dan sektor energi naik 0,39 persen.
IHSG Ditutup Melemah
Photo :
- ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
"Investor global berada pada posisi yang tidak menentu di antara mengharapkan adanya kesepakatan yang mengakhiri perang dan eskalasi signifikan yang membuat harga minyak mentah terus menguat," ungkap Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset hariannya, Senin, 6 April 2026.
Phintraco Sekuritas menambahkan, sentimen negatif dari beberapa saham yang masuk dalam daftar saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi per bulan Maret 2026. Di mana diantaranya adalah saham dengan kapitalisasi pasar yang besar, turut membebani pelemahan indeks.
"Ini karena kekhawatiran investor bahwa dalam saham-saham tersebut berpotensi akan dikeluarkan dari indeks MSCI pada rebalancing Mei 2026 mendatang," lanjut Phintraco Sekuritas.
Lebih lanjut, Phintraco Sekuritas melaporkan sejumlah emiten berhasil membukukan lompatan harga signifikan. Berikut tiga top gainers di jajaran saham unggulan (LQ45) saat IHSG anjlok.
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
Saham AMMN melonjak 6,91 persen atau 325 poin ke level 5.025.
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
Saham BUMI naik 6,14 persen atau 14 poin dan ditutup ke posisi 242.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
Saham BRPT melambung 5,08 persen atau 65 poin menjadi 1.345.
Meski IHSG Maret Anjlok 14,42 Persen, OJK Sebut Jumlah Investor Naik 1,78 Juta Pemodal
Hasan OJK melaporkan, saat IHSG Maret 2026 terkoreksi imbas eskalasi konflik Timur Tengah dan lonjakan harga minyak global, jumlah investor pasar modal justru bertambah.
VIVA.co.id
6 April 2026

2 weeks ago
11



























