Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk 0,81 persen atau 67,04 poin pada sesi pertama perdagangan hari ini, Kamis, 26 Februari 2026. Koreksi relatif tajam ini mendorong indeks jatuh ke level 8.255,18.
Penurunan terjadi sejak pembukaan pasar di mana indeks langsung terjun ke level 8.298. IHSG terus melemah hingga menyentuh titik terendah intraday di posisi 8.237 sebelum rebound tipis jelang akhir perdagangan sesi pertama.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Nilai transaksi tercatat mencapai 14,78 triliun dengan volume transaksi sebesar Rp 24,53 miliar. Sementara itu, jumlah perdagangan yang dilakukan para pelaku pasar sebanyak 1,64 juta transaksi.
Seluruh sektor saham tersungkur ke zona merah. Sektor transportasi mengalami penurunan terdalam sebesar 2,60 persen lalu sektor konsumer siklikal melemah 1,99 persen dan sektor bahan baku merosot 1,77 persen.
Secara teknikal, Tim Analis Phintraco Sekuritas melihat IHSG masih mampu bertahan di atas support dinamis MA20 yang berada di kisaran level 8200. Namun dari sisi indikator modern menunjukan histogram MACD terlihat cenderung datar.
IHSG
Photo :
- ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
"Dengan mempertimbangkan kombinasi tersebut, IHSG berpotensi bergerak dalam rentang 8.300–8.350 pada sesi kedua perdagangan hari ini, dengan level 8.200 tetap menjadi area support penting yang perlu dicermati," ujar Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset hariannya, Kamis, 26 Februari 2026.
Meski IHSG anjlok, Phintraco Sekuritas juga melaporkan sejumlah emiten di antara 45 saham unggulan (LQ45) berhasil membukukan lompatan harga signifikan. Berikut tiga saham top gainers di jajaran LQ45.
PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
Saham BREN melesat 2,25 persen atau 175 poin menjadi 7.950.
Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)
Saham INKP melambung 1,67 persen atau 2.000 poin ke level 12.200.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
Saham INDF meningkat 1,14 persen atau 75 poin ke area 6.650.
Dibuka Menguat, IHSG Coba Break Resistance di 8.450 seiring Penguatan Bursa Asia
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG bakal mencoba break resistance dengan dibayangi koreksi pada perdagangan hari ini.
VIVA.co.id
26 Februari 2026

2 weeks ago
4











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
