IHSG Dibuka Menguat usai Pemerintah Rilis Data Inflasi April & Surplus Neraca Dagang Maret 2026

1 week ago 5

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:03 WIB

Jakarta, VIVA IHSG dibuka menguat 2 poin atau 0,03 persen di level 6.974 pada pembukaan perdagangan Selasa, 5 Mei 2026.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi terkoreksi kembali pada perdagangan hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"IHSG berpotensi kembali terkoreksi hari ini," kata Fanny dalam riset hariannya, Selasa, 5 Mei 2026.

Dia mengatakan, Bursa Asia kompak menguat pada perdagangan Senin kemarin. Indeks Hang Seng menguat 1,24 persen, Taiex Taiwan melesat 4,57 persen, dan Kospi Korea Selatan melonjak 5,12 persen.

Sementara itu, indeks ASX 200 Australia melemah 0,38 persen, FTSE Straits Times menguat 0,24 persen, dan FTSE Malay KLCI naik 1,03 persen. Sedangkan, pasar saham Jepang libur bursa.

Di domestik, BPS melaporkan inflasi pada April 2026 sebesar 0,13 persen secara month-to-month (mtm). Sementara itu, inflasi secara year-to-date (ytd) mencapai 1,06 persen.

BPS mencatat kelompok pengeluaran penyumbang inflasi pada sektor transportasi sebesar 0,99 persen, dan memiliki andil inflasi 0,12 persen.

Selain itu, Indonesia juga kembali mencatatkan surplus neraca perdagangan sebesar US$3,32 miliar pada Maret 2026. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan surplus Februari 2026 yang sebesar US$1,27 miliar.

"Support IHSG berada di level 6.850-6.900 sementara resist IHSG di rentang 7.000-7.090," ujarnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, indeks-indeks saham Wall Street ditutup terkoreksi pada perdagangan Senin kemarin, setelah eskalasi ketegangan di Timur Tengah kembali menyebabkan peningkatan harga minyak dunia dan kekhawatiran investor terhadap stabilitas kawasan.

Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 1,13 persen, S&P 500 turun 0,41 persen, dan Nasdaq Composite berkurang 0,19 persen. Selain itu, tekanan pasar juga disebabkan oleh perkembangan terbaru di Timur Tengah, setelah Uni Emirat Arab (UEA) melaporkan telah mencegat sejumlah rudal yang ditembakkan dari Iran.

Karyawan melewati monitor pergerakan angka Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Plaza Bank Mandiri, Jakarta. (Foto ilustrasi)

Hati-hati! IHSG Diproyeksi Berbalik Koreksi, Simak 5 Rekomendasi Saham Potensial Cuan Pilihan Analis

Analis memperkirakan IHSG berpeluang berbalik arah pada sesi perdagangan Selasa, 5 Mei 2026. Sebelumnya, IHSG menguat terbatas 0,22 persen ke level 6.971,95.

img_title

VIVA.co.id

5 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |