Sumber : Jakarta, VIVA – IHSG dibuka melemah 55 poin atau 0,97 persen di level 5.691 pada pembukaan perdagangan Rabu, 10 Juni 2026. Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG bakal tes support dan lanjutkan kenaikan pada perdagangan hari ini. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA "IHSG berpotensi tes support di 5.600, tapi jika kuat bertahan disana, dapat melanjutkan kenaikan dengan target di 5.800-6.000," kata Fanny dalam riset hariannya, Rabu, 10 Juni 2026. Dia mengatakan, bursa saham Asia rebound pada perdagangan Selasa kemarin, didorong kenaikan saham-saham teknologi dan semikonduktor setelah mengalami tekanan dalam beberapa waktu terakhir. Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik 2,2 persen dan Topix menguat 1,1 persen. Sementara indeks Kospi Korea Selatan mencatat kenaikan tertinggi, dengan melonjak 8,2 persen dan Kosdaq melesat 6,2 persen. Sedangkan, S&P/ASX 200 Australia melemah 0,2 persen, dan Hang Seng Hong Kong turun 0,4 persen. Di sisi emiten, saham SK Hynix melonjak 15,9 persen, Samsung Electronics naik 9 persen, dan Seoul Semiconductor melesat 16,3 persen. Di Jepang, saham Tokyo Electron naik 8,9 persen, diikuti Advantest yang menguat 4,3 persen dan Renesas Electronics bertambah 6,2 persen. "Support IHSG berada di level 5.450-5.600 sementara resist IHSG di rentang 5.800-5.950," ujarnya. Sebagai informasi, indeks-indeks saham Wall Street mayoritas ditutup melemah pada perdagangan Selasa kemarin. Indeks S&P 500 turun 0,26 persen dan Nasdaq Composite melemah 0,97 persen. Sedangkan, Dow Jones naik 0,17 persen. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Di sisi lain, harga minyak mentah WTI turun 3,4 persen ke US$88,20 persen barel, setelah Menteri Energi AS, Chris Wright menyatakan, trafik kapal di Selat Hormuz menunjukkan peningkatan signifikan. Hal itu juga didorong oleh pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang menyebut kesepakatan antara AS dan Iran berpotensi tercapai dalam dua hingga tiga hari ke depan sehingga jalur pelayaran strategis tersebut dapat kembali beroperasi normal. VIVA.co.id 9 Juni 2026 Topik Terkait
Jangan Lewatkan
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menetapkan delapan program yang menjadi fokus kebijakan fiskal pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2027.
Purbaya menargetkan pertumbuhan ekonomi 2027 capai 5,8-6,5 persen,
nilai tukar rupiah di rentang Rp 16.800-Rp 17.500 per dolar AS, dan inflasi yang dipatok 1,5-3,5 persen
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, merancang desain defisit APBN di Tahun Anggaran 2027, pada rentang 1,8 hingga 2,4 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Pertamina Patra Niaga mengumumkan kenaikan harga produk bahan bakar mulai 10 Juni 2026. Pertamax jadi Rp 16.250 dan Pertamax Green jadi Rp 17.000 per liter.
Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Indonesia, Rhenald Kasali, menyoroti polemik yang mewarnai proses pemilihan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).
Terpopuler
Pertamina Patra Niaga mengumumkan kenaikan harga produk bahan bakar mulai 10 Juni 2026. Pertamax jadi Rp 16.250 dan Pertamax Green jadi Rp 17.000 per liter.
Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Indonesia, Rhenald Kasali, menyoroti polemik yang mewarnai proses pemilihan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).
Purbaya menargetkan pertumbuhan ekonomi 2027 capai 5,8-6,5 persen,
nilai tukar rupiah di rentang Rp 16.800-Rp 17.500 per dolar AS, dan inflasi yang dipatok 1,5-3,5 persen
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, merancang desain defisit APBN di Tahun Anggaran 2027, pada rentang 1,8 hingga 2,4 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Selengkapnya Partner
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad) ke-80, Kejuaraan ORADO Antar Klub akan digelar di Kota Bandar Lampung pada 11–12 Ju
Mulai berlaku Rabu 10 Juni 2026, Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga jual BBM non subsidi untuk produk Pertamax dan Pertamax Green di seluruh di Indonesia.
Meningkatnya harga bahan bakar membuat banyak masyarakat mulai melirik kendaraan listrik sebagai solusi transportasi harian.
Selengkapnya Isu Terkini
Menkeu Purbaya Tak Diganti, Rupiah dan IHSG Tiba-tiba Kompak Meledak!
Ekonom STIE YKP Yogyakarta, Aditya Hera Nurmoko, mengatakan pasar merespons positif setelah muncul penegasan bahwa rumor pergantian Menteri Keuangan tersebut tidak benar.
ADVERTISEMENT

3 days ago
4















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)