India Siap Revitalisasi Candi Prambanan, Fadli Zon Ungkap Alasannya

1 week ago 4

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:30 WIB

Jakarta, VIVA – Rencana kerja sama Indonesia dan India dalam proyek konservasi Candi Prambanan mulai memasuki tahap yang lebih konkret.

Pemerintah mengungkap masih terdapat lebih dari 200 Candi Perwara di kompleks Prambanan yang belum direvitalisasi, sehingga dukungan India dinilai dapat mempercepat upaya pelestarian salah satu candi Hindu terbesar di dunia tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, ketertarikan India untuk terlibat dalam revitalisasi Candi Prambanan sebenarnya telah disampaikan oleh Perdana Menteri Narendra Modi sejak sekitar satu setengah tahun lalu.

PM India, Narendra Modi (kiri), Presiden Prabowo (kanan)

Photo :

  • Biro Pers Sekretariat Presiden

"Khusus Prambanan, mereka sangat tertarik karena ini merupakan salah satu candi Hindu terbesar dengan tiga candi utama dan lebih dari 200 candi Perwara," kata Fadli Zon di Istana Kepresidenan, dikutip Rabu, 8 Juli 2026.

Kini, komitmen tersebut akan diwujudkan melalui peluncuran proyek konservasi yang dilakukan bersama Presiden RI Prabowo Subianto saat kunjungan Modi ke Yogyakarta.

Fadli mengungkapkan tantangan terbesar dalam pelestarian Prambanan saat ini bukan berada pada tiga candi utama yang telah selesai direvitalisasi, melainkan pada ratusan Candi Perwara yang mengelilinginya.

“Ada seperempat bagian dari Candi Prambanan yang memang yang namanya Perwara, itu candi-candi kecilnya itu belum kita revitalisasi. Dari dua ratusan itu baru enam yang kita revitalisasi. Kalau tiga candi besarnya sudah, sudah semua,” katanya.

Menurut Fadli, pemerintah menyambut positif keinginan India untuk berpartisipasi dalam pelestarian warisan budaya tersebut. Keterlibatan India dinilai relevan mengingat Prambanan merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia sekaligus memiliki nilai historis yang erat dengan peradaban India.

“Jadi kita tentu menyambut baik ya keinginan dari pihak India juga untuk mendukung kita merevitalisasi candi-candi Hindu, dalam hal ini khususnya adalah Candi Prambanan,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah belum dapat memastikan nilai investasi maupun besaran anggaran yang akan dikucurkan dalam proyek tersebut. Fadli mengatakan, pihak India masih melakukan kajian teknis sebelum menentukan bentuk dukungan yang akan diberikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Belum, mereka masih mau mengkaji,” katanya saat ditanya mengenai nilai kesepakatan kerja sama.

Ia menambahkan, pemerintah Indonesia sebenarnya telah lebih dulu menjalankan revitalisasi terhadap sejumlah candi lain di kawasan tersebut, seperti Candi Plaosan, Candi Sewu, hingga Candi Mendut.

Halaman Selanjutnya

“Tapi kita sendiri kan sudah melakukan sejumlah revitalisasi cukup banyak di Candi Plaosan, sebentar lagi Candi Sewu, Candi Mendut ya, dan yang lain-lain. Tapi khusus Prambanan, mereka sangat tertarik karena ini merupakan salah satu candi Hindu terbesar ya yang ada gitu ya dengan tiga candi utama dan dua ratusan Perwara,” ucapnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |