Indonesia Open 2026 Resmi Dimulai, 248 Pebulu Tangkis Dunia Berebut Hadiah Rp25 Miliar di Istora

2 weeks ago 10

Senin, 1 Juni 2026 - 17:59 WIB

Jakarta, VIVA – Turnamen bulu tangkis paling bergengsi di Tanah Air, Polytron Indonesia Open 2026, resmi siap digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 2 hingga 7 Juni 2026. Ajang level Super 1000 dalam rangkaian HSBC BWF World Tour ini akan mempertemukan 248 pebulu tangkis dari 22 negara yang memperebutkan total hadiah sebesar USD 1,45 juta atau sekitar Rp25 miliar.

Indonesia Open selalu menjadi salah satu turnamen yang paling dinantikan dalam kalender bulu tangkis dunia. Selain menghadirkan para pemain elite dunia, atmosfer khas Istora yang dikenal intimidatif bagi lawan juga menjadi daya tarik tersendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tahun ini sejumlah nama besar dipastikan tampil di Jakarta. Dari sektor tunggal terdapat An Se-young, Shi Yuqi, Chen Yufei, Anders Antonsen, Kunlavut Vitidsarn hingga Ratchanok Intanon. Sementara Indonesia akan menurunkan kekuatan terbaiknya, mulai dari Jonatan Christie, Putri Kusuma Wardani, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin hingga para pemain muda seperti Alwi Farhan.

Ketua Umum PP PBSI, Fadil Imran, menegaskan bahwa Indonesia Open bukan hanya sekadar turnamen bulu tangkis kelas dunia, melainkan simbol kolaborasi seluruh ekosistem bulu tangkis nasional.

"Polytron Indonesia Open 2026 adalah panggung bersama bagi seluruh ekosistem bulu tangkis Indonesia. Kami bersyukur dan mengapresiasi dukungan seluruh mitra strategis, sponsor, klub, pelatih, atlet, media, komunitas, dan para pecinta bulu tangkis yang terus berjuang bersama mendukung kemajuan bulu tangkis Indonesia," ujar Fadil dalam konferensi pers di Jakarta, Senin 1 Juni 2026.

Menurutnya, keberhasilan Indonesia Open tidak pernah dibangun oleh satu pihak saja. Dukungan sponsor, pembinaan atlet oleh PBSI, hingga antusiasme masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama bulu tangkis dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PBSI juga menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan dan prestasi atlet harus berjalan beriringan. Di tengah proses regenerasi menuju Asian Games dan Olimpiade Los Angeles 2028, Indonesia Open menjadi panggung penting untuk mengukur perkembangan atlet-atlet muda Indonesia.

Sementara itu Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat, menilai Indonesia Open selalu memiliki arti khusus bagi pemain Indonesia karena harus bertanding di hadapan publik sendiri.

Halaman Selanjutnya

"Indonesia Open selalu menjadi turnamen yang spesial. Bermain di Istora bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga soal keberanian, mental, dan kesiapan menghadapi tekanan di depan publik sendiri," kata Taufik.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |