Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza, Astra International Kenalkan Tenun Sumba ke Pasar Dunia

1 week ago 1

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:23 WIB

Jakarta, VIVA – PT Astra International Tbk kembali membawa potensi lokal Indonesia ke panggung internasional. Kali ini, Astra menghadirkan kisah pemberdayaan masyarakat melalui Desa Sejahtera Astra Sumba Timur dalam Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza yang berlangsung di Flower Dome, Gardens by the Bay, Singapura, pada 4 Juli hingga 10 Agustus 2026.

Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto mengatakan, kehadiran Desa Sejahtera Astra Sumba Timur di Singapura merupakan kelanjutan dari upaya perusahaan memperkenalkan kreativitas dan potensi Indonesia ke tingkat global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza menjadi kelanjutan dari upaya bersama untuk memperkenalkan kreativitas Indonesia kepada masyarakat internasional. Melalui kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan, Astra berharap kisah pemberdayaan masyarakat serta potensi lokal Indonesia dapat semakin dikenal sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang," ujar Boy dikutip dari keterangannya, Selasa, 7 Juli 2026.

Keikutsertaan PT Astra International Tbk menjadi bagian dari rangkaian MASA Singapore 2026: A Sight Into Indonesia's Golden Era. Melalui ajang tersebut, Astra memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menampilkan praktik pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal kepada pengunjung dari berbagai negara.

Desa Sejahtera Astra Sumba Timur merupakan program pemberdayaan yang membina lima desa sentra tenun di Kabupaten Sumba Timur, yakni Kampung Raja Prailiu, Mbatakapidu, Lambanapu, Mauliru, dan Kawangu. Melalui program ini, PT Astra International Tbk mendorong pelestarian Tenun Ikat khas Sumba sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

Setiap motif tenun yang dihasilkan merepresentasikan identitas budaya, kearifan lokal, serta hubungan erat masyarakat dengan alam dan tradisi leluhur. Saat ini, ekosistem tenun yang dikembangkan Astra telah melibatkan sekitar 250 perajin, dengan 97 persen di antaranya merupakan perempuan. Program tersebut tidak hanya menjaga warisan budaya tetap hidup, tetapi juga menciptakan sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Dalam pameran itu, Astra menghadirkan instalasi Rumah Sumba yang mengangkat kisah inspiratif para penenun Desa Sejahtera Astra Sumba Timur. Instalasi tersebut menampilkan Tenun Ikat khas Sumba beserta dokumentasi aktivitas para perempuan penenun yang menggambarkan sinergi antara pelestarian budaya, pemberdayaan ekonomi, dan peran perempuan dalam pembangunan komunitas.

Halaman Selanjutnya

Perusahaan juga mendukung hadirnya mahakarya bunga Rafflesia arnoldii hasil kolaborasi Mortier dan Jerhemy Owen. Instalasi tersebut dibuat menggunakan 29.100 tutup botol plastik bekas yang telah didaur ulang sehingga menghadirkan karya seni yang memadukan kreativitas, inovasi, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |