Jakarta, VIVA – Produk tembakau alternatif kini makin dikenal, terutama di kalangan konsumen perokok dewasa yang ingin beralih dari merokok. Namun, masih banyak anggapan keliru yang menyamakan produk ini dengan rokok.
Padahal, produk tembakau alternatif yang mencakup produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektrik (vape), dan kantong nikotin, ternyata masing-masing memiliki karakteristik dan cara kerja yang berbeda.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Akademisi Departemen Kimia Institut Pertanian Bogor (IPB), Mohammad Khotib menjelaskan, terdapat beberapa fakta dan mitos yang wajib dikenali dalam industri rokok elektrik. Salah satunya adalah bahwa produk tembakau alternatif disebut-sebut bekerja dengan cara yang sama seperti rokok
"Faktanya, tidak semua produk tembakau alternatif bekerja dengan mekanisme yang sama, karena karakteristik setiap produk perlu dilihat berdasarkan cara kerjanya," kata Khotib dalam keterangannya, Sabtu, 12 September 2026
Menurutnya, rokok menggunakan proses pembakaran tembakau. Proses tersebut menghasilkan asap dan berbagai senyawa berbahaya dari hasil pembakaran. Sementara produk tembakau alternatif menggunakan pendekatan yang berbeda sesuai jenis produknya.
“Perbedaan mendasar dapat dilihat dari proses yang digunakan. Pada rokok terjadi pembakaran tembakau, sementara produk tembakau alternatif tertentu menggunakan proses pemanasan atau mekanisme lain yang tidak sama dengan pembakaran,” ujarnya.
Karena itu, Khotib berpendapat bahwa masyarakat perlu memahami produk secara spesifik dan tidak menganggap seluruh produk tembakau memiliki karakteristik yang identik.
Kemudian ada pula mitos bahwa produk tembakau alternatif sama saja dengan rokok karena sama-sama menghasilkan emisi. Faktanya, emisi yang dihasilkan produk tembakau alternatif tidak dapat disamakan dengan asap rokok.
Khotib menjelaskan, proses pembakaran pada rokok menghasilkan berbagai senyawa, yang terbentuk akibat temperatur tinggi dan reaksi kimia selama pembakaran.
“Pembakaran merupakan proses yang menghasilkan berbagai senyawa toksik dan karsinogenik dari tembakau. Karena itu, penting membedakan antara produk yang menggunakan pembakaran dan produk yang menggunakan mekanisme lain,” kata Khotib.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pemahaman mengenai perbedaan antara emisi yang dihasilkan dari proses pembakaran dengan pemanasan ini, menurutnya akan membantu masyarakat melihat bahwa istilah dan mekanisme produk perlu dibedakan.
"Dengan begitu, pembahasan mengenai produk tembakau alternatif dapat dilakukan berdasarkan karakteristik masing-masing, bukan semata-mata disamakan hanya karena terkait dengan tembakau," ujar Khotib.
Halaman Selanjutnya
"Kemudian anggapan lain menyebut bahwa vape menghasilkan asap seperti rokok. Faktanya, pada rokok elektronik (vape), yang dihasilkan adalah aerosol atau uap dari proses pemanasan liquid, bukan asap dari pembakaran tembakau seperti di rokok," ujarnya.

9 hours ago
1












