Inggris Tolak Pangkalan Militernya Digunakan AS untuk Serang Iran

3 weeks ago 8

Jumat, 20 Februari 2026 - 22:12 WIB

VIVA – Inggris Raya dilaporkan menolak memberikan akses pangkalan militernya kepada Amerika Serikat untuk digunakan dalam kemungkinan serangan terhadap Iran, termasuk fasilitas strategis di Diego Garcia di Kepulauan Chagos, Samudra Hindia. Laporan ini disampaikan harian The Times, Kamis, 19 Februari 2026, mengutip sejumlah sumber.

Penolakan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan diplomatik antara Washington dan London terkait masa depan pangkalan tersebut. Sehari sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengkritik pemerintah Inggris atas kesepakatan sewa Diego Garcia. Ia menyebut pulau itu berpotensi dibutuhkan untuk menghadapi "serangan" dari Iran apabila perundingan nuklir gagal, serta mendesak Inggris agar tidak menyerahkan kendali wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut laporan, sikap London itu membuat Trump menarik dukungan terhadap rencana Perdana Menteri Inggris Keir Starmer yang berencana menyerahkan kedaulatan Kepulauan Chagos kepada Mauritius.

Pemerintah Inggris hingga kini belum memberikan izin penggunaan pangkalan karena khawatir langkah tersebut dapat melanggar hukum internasional serta menimbulkan konsekuensi hukum jika serangan terhadap Iran benar-benar terjadi.

Selain Diego Garcia, rencana militer AS disebut juga melibatkan RAF Fairford, pangkalan udara di Inggris yang kerap menjadi lokasi penempatan pesawat pengebom berat Angkatan Udara AS.

Pada Kamis, Kantor Luar Negeri Inggris membela kesepakatan penyerahan kedaulatan Kepulauan Chagos kepada Mauritius. London menegaskan bahwa pada 5 Februari lalu, Trump telah menyampaikan kepada Starmer bahwa kesepakatan tersebut merupakan opsi terbaik yang dapat dicapai.

Sementara itu, United States Department of State mengumumkan akan menggelar perundingan dengan Mauritius pada 23–25 Februari untuk menegaskan pentingnya Diego Garcia bagi keamanan nasional AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, pada 3 Oktober 2024, Inggris sepakat menyerahkan kedaulatan Kepulauan Chagos—termasuk Diego Garcia—kepada Mauritius. Dalam perjanjian itu, Inggris akan memberikan dukungan finansial dan investasi infrastruktur kepada Mauritius, namun tetap mempertahankan kendali atas pangkalan militer di Diego Garcia selama 99 tahun.

Mauritius telah lama menggugat kedaulatan Inggris atas Kepulauan Chagos. Pada 2019, United Nations General Assembly mengadopsi resolusi yang mendesak Inggris untuk mengakhiri penguasaannya atas kepulauan tersebut.

 Rudal Balistik Jarak Menengah (MRBM) Kheibar Shekan militer Iran

Iran Siap Merespons Tegas Setiap Agresi Militer: AS Harus Tanggung Jawab!

Jika Iran menjadi sasaran agresi militer, maka akan menanggapi secara tegas dan proporsional dalam menjalankan haknya untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB

img_title

VIVA.co.id

20 Februari 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |