Inspektorat DKI Panggil Lurah Kalisari Buntut PPSU Pakai AI

2 weeks ago 9

Senin, 6 April 2026 - 11:39 WIB

Jakarta, VIVA – Lurah Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur (Jaktim) dipanggil oleh Inspektorat DKI Jakarta untuk memberikan penjelasan terkait viralnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dalam menanggapi laporan warga melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI).

"Saya dipanggil oleh Inspektorat pukul 10.00 WIB. Nanti wawancara setelah dari sana," kata Lurah Kalisari, Nurhasanah saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, 6 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Pemerintah Kota Jakarta Timur bergerak cepat merespons polemik tersebut.

Camat Pasar Rebo Mujiono mengatakan pihaknya langsung menggelar rapat terbatas bersama jajaran terkait, termasuk lurah dan petugas PPSU, sebagai langkah awal pembinaan.

Rapat ini digelar bersama Wali Kota Jakarta Timur di Kantor Walikota usai petugas PPSU tersebut menjadi sorotan publik dan menuai kritik tajam dari warganet.

"Kami kumpulkan seluruh petugas PPSU, kepala seksi, dan lurah dalam rangka pembinaan agar ke depan tidak lagi menggunakan AI dalam menjalankan tugas," kata Mujiono.

Menurut Mujiono, penggunaan AI dalam konteks pelayanan lapangan dinilai tidak tepat dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Dia menegaskan, fungsi utama petugas PPSU adalah memberikan pelayanan nyata dan langsung di lapangan, bukan sekadar visualisasi atau manipulasi digital.

Meski demikian, Mujiono enggan mengomentari lebih jauh terkait sanksi terhadap petugas PPSU yang bersangkutan. Mujiyono menegaskan bahwa kewenangan tersebut sepenuhnya berada di tingkat kelurahan.

"Karena PPSU merupakan perangkat kelurahan, maka kewenangan penindakan kami serahkan kepada lurah," tegasnya.

Sebelumnya, viral unggahan di media sosial yang menunjukkan seorang petugas PPSU menggunakan teknologi AI dalam merespons laporan warga terkait parkir liar di Jalan Damai, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Dalam unggahan tersebut, petugas PPSU yang mengenakan seragam oranye terlihat melakukan penanganan di lokasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, setelah melalui proses berbasis AI, tampilan visual petugas mengalami perubahan, termasuk perbedaan atribut pakaian serta hilangnya beberapa kendaraan dalam gambar hasil olahan.

Perbedaan mencolok antara kondisi nyata dan hasil visualisasi AI inilah yang kemudian memicu reaksi keras dari masyarakat. 

Halaman Selanjutnya

Wargainternet (warganet) atau netizen menilai tindakan tersebut sebagai bentuk manipulasi data dan tidak mencerminkan kondisi lapangan yang sebenarnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |